Mitos atau Fakta, Bayi Alergi Susu Sapi karena Soya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Bicara susu kedelai (soya) pasti banyak manfaatnya. Selain mengandung protein nabati yang penting, baik untuk anak maupun dewasa, susu kedelai bisa menjadi alternatif siapa saja guna memenuhi kebutuhan asupan fungsional. Namun, seringkali ada rumor berkembang, seperti ibu hamil yang sering mengonsumsi soya akan membuat bayinya alergi susu sapi. Belum lagi, konsumsi soya dikaitkan dengan memicu kanker. Menurut Ahli Gizi Klinis, Dr Ida Gunawan M.S., Sp.GK-K, rumor itu hanya mitos belaka. Apabila bayi baru lahir mengalami ruam kemerahan, itu memang alamiah. Bukan berarti kemerahan karena alergi susu sapi akibat soya. "Kemerahan pada kulit itu mitos karena alergi susu sapi. Buktinya ruam merah di pipi hilang dalam tiga bulan, misalnya. Kalau pipi bintik merah harus dikasih lipstik, itu ada lagi mitos tambahan," ujar Ida di Jakarta, belum lama ini. Ida mencontohkan keluhan lain, seperti anak batuk-batuk jika diberi susu sapi. Itu juga bukan berarti anak juga alergi akibat pernah diberi susu soya. Susu soya punya beberapa kelebihan, seperti kadar lemak, gula yang rendah daripada susu sapi. Susu soya juga mengandung serat yang banyak manfaatnya, salah satunya untuk anti-kanker. Jadi, Ida menjelaskan, jika wanita mengalami kanker dikaitkan dengan kanker, itu bisa jadi kasus kecil yang tidak bisa digeneralisasi. Lalu seakan dianggap kebenaran akibat susu soya. "Jadi kalau bicara susu kedelai berkaitan kewanitaan, ada fitoekstrogen, yakni hormon yang mirip dengan yang ada di tubuh. Kasus kanker payudaea banyak sekali di Inggris, sebaliknya paling rendah di Cina dan Jepang karena mereka minum susu kacang nggak ngerti susu sapi," lanjutnya. Kandungan yang bermanfaat dari soya cukup banyak. Susu sapi sangat kaya protein, kalsium, vitamin b12, tetapi susu kedelai juga kaya protein, asam amino, meski jumlahnya tak sebanyak susu sapi. Ida menambahkan, dalam menu makanan sehari-hari tidak perlu hanya susu sapi saja. Soya bisa menjadi alternatif untuk mendukung tumbuh kembang maupun orang dewasa terpenuhi gizi seimbang.
Tag :

Berita Terbaru

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…