Di Jepang, Angka Kematian Anak Sekolah Karena Bunuh Diri Masih Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Angka kematian anak karena bunuh diri di Jepang mencapai angka tertingginya sepanjang tiga dekade terakhir. Dilansir dari BBC, pada periode tahun 2016 hingga Maret 2017 sebanyak 250 anak yang duduk di sekolah dasar (SD) meninggal karenabunuh diri. Angka tersebut tertinggi sejak 1986. Dari 250 anak tersebut, sebanyak 140 tidak meninggalkan catatan alasan ia bunuh dirisehingga diduga karena ada masalah dengan keluarga, kekhawatiran akan masa depan dan faktor dibuli. Kebanyakan siswa yang bunuh diri itu ketika mereka mulai masuk ke bangku SMA dan di Jepang biasanya sekolah hingga umur 18 tahun. Terlihat dari data kepolisian yang mencatat pada 2017 hanya 21.000 orang bunuh diri, menurun dari 2003 yang mencapai 34.500 orang. Meski jumlahnya menurun, anak-anak sekolah yang bunuh diri angkanya tetap masih tinggi bahkan menjadi penyebab utama kematian anak muda di Jepang. Menteri PendidikanJepang, Noriaki Kitazaki pun menyebutkan permasalahan bunuh diri itu menjadi masalah yang sangat mengkhawatirkan dan akan diatasi. "Jumlah siswa tetap tinggi, dan itu adalah masalah yang mengkhawatirkan yang akan diatasi," kata kementerian pendidikan Noriaki Kitazaki saat angka terakhir dirilis.
Tag :

Berita Terbaru

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…

Tekan Potensi Kebocoran Pembayaran, Pemkab Sidoarjo Genjot MyRetribusi

Tekan Potensi Kebocoran Pembayaran, Pemkab Sidoarjo Genjot MyRetribusi

Selasa, 15 Sep 2026 13:40 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Melalui pemanfaatan sistem non-tunai melalui MyRetribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat digitalisasi…

Perkembangan Karhutla di Gunung Buthak Pos Wukir Notonegoro, di Pantau Langsung Kapolres Blitar dan Komandan Kodim 0808

Perkembangan Karhutla di Gunung Buthak Pos Wukir Notonegoro, di Pantau Langsung Kapolres Blitar dan Komandan Kodim 0808

Selasa, 15 Sep 2026 11:44 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI,com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H. bersama Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.H.I.,…

41 WNA Didakwa Terlibat Sindikat Scam di Surabaya, Modus Polisi Gadungan Kuras Ratusan Ribu Yuan

41 WNA Didakwa Terlibat Sindikat Scam di Surabaya, Modus Polisi Gadungan Kuras Ratusan Ribu Yuan

Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebanyak 41 warga negara asing (WNA) asal China, Taiwan, dan Jepang didakwa terlibat dalam jaringan penipuan daring atau scamming y…

Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura

Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura

Selasa, 15 Sep 2026 11:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Selama musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memfasilitasi…

Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah

Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah

Selasa, 15 Sep 2026 11:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Mrican, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, memperkuat pengelolaan sampah dari…