CEO Twitter Panen Hujatan Usai Promosikan Myanmar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - CEO Twitter Jack Dorsey panen hujatan setelah ia berkicau mempromosikan kunjungan ke Myanmar. Warganet mengkritik cicitan Dorsey lantaran dia tak menyebutkan tragedi genosida yang dialami komunitas Muslim Rohingnya di Myanmar. Keriuhan dimulai pada Sabtu (9/12) pagi. Lewat akun @jack, bos Twitter tersebut mengunggah foto-foto Myanmar sembari memberi keterangan yang bernada promosi. "Myanmar benar-benar negara yang cantik. Orang-orangnya penuh dengan kegembiraan dan kulinernya menakjubkan. Aku mengunjungi kota Yangon, Mandalay, dan Bagan. Kami datang dan bermeditasi di banyak biara di sekeliling negara," tulisnya. Dorsey memang berkunjung ke Myanmar selama 10 hari menuju Pyin Oo Lwin untuk bermeditasi. Dorsey menulis bagaimana ia memblokir dirinya dari teknologi untuk ’meretas lapisan terdalam pikiran dan memprogramnya ulang’ lewat meditasi Buddha yang disebut Vipassana. Tak hanya itu, ia pun mengajak para pengikutnya yang saat ini berjumlah 4,12 juta mencoba Vipassana dan menyambangi Asia Tenggara. "Jika kamu ingin sedikit bertamasya, pergilah ke Myanmar," tulisnya. Independent yang mengutip The Washington Post memberitakan cicitan Dorsey itu menuai hujatan dari para warganet. Menurut mereka, Dorsey gagal untuk berbicara tentang pembunuhan massal dan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan militer Myanmar tahun lalu. "Orang-orang penuh kegembiraan! Aku rasa kamu tidak mengunjungi satu pun desa-desa Rohingya yang dibakar oleh pemerintah atau mencoba berbicara dengan para korban yang dipaksa meninggalkan kampung halamannya dan menjadi pengungsi di Bangladesh? Bermeditasilah pada itu," demikian salah satu respons dari seorang warganet menanggapi cicitan Jack Dorsey. Andrew Stroehlein, Direktur Media Eropa untuk Human Rights Watch juga ikut bersuara. "Aku bukan ahli meditasi, tapi ini membuatmu nampak terobsesi pada diri sendiri sampai lupa kamu berada di negara di mana militer melakukan pembunuhan dan pemerkosaan massal, memaksa ribuan orang melarikan diri, dalam salah satu bencana kemanusiaan terbesar?" cicit Stroehlein. Dorsey terlihat tidak menanggapi kritikan-kritikan yang dilayangkan padanya. Seorang narasumber yang mengaku dekat dengan bos Twitter itu mengatakan pada Washington Post bahwa Dorsey pergi ke Myanmar karena hanya di sana dia dapat melakukan Vipassana. "Itu adalah satu-satunya tempat di mana ia bisa melakukannya," kata sumber yang tidak disebutkan identitasnya itu. Akan tetapi, sumber tersebut menolak berkomentar mengenai cicitan Dorsey yang memantik kontroversi. rpk
Tag :

Berita Terbaru

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…