5 Cara Mendapatkan Nilai Plus dari Dosenmu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pernah nggak sih kamu merasa sudah belajar mati-matian tapi nilaimu tetap saja jelek saat ujian? Oleh karena itu, selain giat belajar sebaiknya kamu mulai memperbaiki kualitas diri kamu saat kuliah. Dengan begitu, biasanya kebanyakan dosen akan mempertimbangkan kerja keras kamu sebagai nilai plus. Mau tahu apa saja yang membuat para dosen bisa memberikan nilai plus kepadamu? Yuk simak kelima cara ini. 1. Jadilah mahasiswa teladan yang tidak pernah terlambat Di awal perkuliahan biasanya dosen dan mahasiswa akan membicarakan tentang kontrak perkuliahan dan beberapa kesepakatan termasuk dalam hal keterlambatan. Toleransi keterlambatan yang biasanya diizinkan oleh dosen adalah sekitar 10-15 menit. Namun demikian, berusahalah untuk tidak pernah terlambat sama sekali. Kalau kamu sering terlambat walaupun masih dalam batas toleransi, dosen akan menganggap kamu kurang menghargai perkuliahan yang sedang kamu jalani. Alih-alih mendapat nilai plus, kamu justru sedang menanam nilai minus. Jadi, jangan terlambat lagi ya. 2. Duduk di barisan depan Kalau kamu adalah mahasiswa yang kuliah hanya untuk memenuhi daftar kehadiran biasanya kamu sangat enggan duduk di barisan depan. Padahal, dengan duduk di barisan depan kamu bisa mendapatkan berbagai keuntungan. Yang jelas kamu bisa lebih fokus memperhatikan perkuliahan. Nggak mungkin kan kamu ngobrol dengan temanmu padahal dosen ada tepat di hadapanmu. Ini artinya materi perkuliahan akan terserap lebih baik dibandingkan ketika kamu duduk di belakang. Selain itu, kamu menjadi lebih mudah dikenali bahkan dihafal oleh dosenmu. Duduk di barisan depan artinya kamu antusias dan mau mengusahakan yang terbaik untuk kuliahmu. Para dosen sangat menyukai hal itu. 3. Aktif dan responsif Tidak diragukan lagi semua dosen sangat senang dengan mahasiswa yang aktif dan responsif di kelas. Kamu tidak perlu khawatir jika respon atau pertanyaanmu akan dianggap bodoh oleh teman-temanmu karena seringkali mereka juga ingin menanyakan hal yang sama dengan yang ingin kamu tanyakan atau nyatakan. Begitu juga ketika dosen meminta mahasiswa untuk mengerjakan soal di papan tulis, jadilah yang pertama. Majulah dengan berani dan jangan takut jika yang kamu kerjakan ternyata salah. Maju dan kerjakanlah tanpa takut salah, karena seorang dosen akan selalu membantumu berbenah. 4. Bersikap ramah tapi sopan Beberapa dosen menganggap mahasiswa bukanlah sebagai seseorang yang lebih bodoh atau lebih rendah daripada dirinya melainkan seorag rekan yang sedang belajar bersamanya. Tak jarang dosen bersikap ramah kepada mahasiswa layaknya teman sebaya. Namun, dosen tetap tidak menyukai jika keramahannya disalah-artikan sampai-sampai mahasiswa bisa celometan padanya. Itu adalah sebuah kesalahan besar. Bersikaplah ramah tapi sopan karena celometanmu akan memperburuk citra dirimu. 5. Berbuat curang adalah hal yang sangat terlarang Tidak pernah terlambat, selalu duduk di barisan depan, aktif di kelas, bersikap sopan dan segala hal baik yang sudah kamu lakukan akan sia-sia kalau dosen melihatmu berbuat curang saat ujian. Sekali lagi mahasiswa boleh melakukan kesalahan tetapi tidak boleh melakukan kebohongan termasuk berbuat curang. Jangan sampai karena mencontek sedetik merusak image-mu selamanya. Jadi, hentikan kecuranganmu sekarang atau indeks prestasimu jatuh ke dasar jurang. Kalau sudah begitu kamu harus mengulang lagi kuliahmu tahun depan. Sayang, kan. id
Tag :

Berita Terbaru

Bawa Aspirasi Desa ke Pemerintah, AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Strategis

Bawa Aspirasi Desa ke Pemerintah, AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Strategis

Kamis, 01 Okt 2026 21:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar pada 9–10 September 2026 di Jak…

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

SurabayaPagi, Magetan – Kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan dan pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui komitmen u…

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo melurug Kantor Kejaksaan Negeri …

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi.com, Jakarta : Bahlil Lahadalia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi…

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…