30 Perusahaan Cemari Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pejabat Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I menyebutkan, sebanyak 30 perusahaan terdata tidak mampu mengelola limbahnya dengan baik dan telah mencemari sungai di wilayah Kota Surabaya. Kepala Divisi Jasa Air dan Sumber Air II Perum Jasa Tirta I Didik Ardianto kepada wartawan di Surabaya, Kamis, memastikan 30 perusahaan tersebut saat ini menjadi pengawasan bersama instansi terkait di Pemerintah Kota Surabaya maupun Provinsi Jawa Timur. "Kami rutin menggelar patroli sungai di wilayah Surabaya yang melibatkan petugas dari berbagai instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral," katanya. Patroli sungai di wilayah Kota Surabaya, lanjut dia, juga melibatkan aktivis lingkungan, yang dalam sebulan bisa digelar hingga sebanyak tiga kali. Didik menjelaskan, salah satu indikasi sungai yang tercemar adalah terdapat banyak ikan yang mabuk dan sangat mungkin disebabkan oleh limbah industri, mengingat terdapat 100 lebih perusahaan yang berdiri di wilayah Kota Surabaya. "Dari hasil patroli sungai di sepanjang tahun ini kami dapati bukti sebanyak 30 perusahaan yang telah mencemari sungai di Surabaya akibat tidak mampu mengelola limbahnya dengan baik. Nama-nama perusahaannya saya kira tidak perlu disebut karena mereka berjanji akan membenahi pengelolaan limbahnya," ujarnya. Dia memaparkan hasil dari patroli sungai terhadap 30 perusahaan yang terbukti mencemari lingkungan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Surabaya. "Tindak lanjutnya ada beberapa tahapan. Pertama adalah dengan memberi surat peringatan secara bertahap sampai tiga kali agar perusahaan yang bersangkutan membenahi pengelolaan limbahnya dengan baik," ujarnya. Didik mengungkapkan, dari 30 perusahaan tersebut, setelah diberi surat peringatan, beberapa di antaranya telah menunjukkan itikad baik untuk berubah dengan memperbaiki cara pengelolaan limbahnya, dan hingga kini masih dalam pengawasan bersama sejumlah instansi terkait. Dia menyebut ada satu perusahaan, yaitu PT Gaweredjo, yang setelah diberi surat peringatan hingga tiga kali tetap saja membuang limbahnya ke sungai. Perusahaan pewarnaan kain yang berlokasi di kawasan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, itu pada bulan November lalu telah diberi tindakan tegas oleh Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Surabaya, yaitu dengan menutup usahanya. "Perusahaan ini dapat kembali mendapatkan izin untuk membuka usahanya jika ke depan mampu menunjukkan sudah bisa mengelola limbahnya dengan baik," pungkas Didik.
Tag :

Berita Terbaru

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai orientasi yang hanya berfokus pada…

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap…