Ini Alasan Mengapa Makanan di Pesawat Terasa Sedikit Hambar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – Seringkali penumpang di pesawat menganggap hidangan yang tersaji di dalam kabin terasa hambar meskipun dari penampilan sangat menggoda selera. Padahal pada kenyataannya tidak begitu. Yuk simak penjelasan dibawah ini agar kalian mengetahui alasan makanan yang tersaji tidak terlalu berasa bumbunya ketika berada di kabin pesawat. 1. Menyesuaikan indera perasa Selama dalam penerbangan, indera perasa manusia menjadi tumpul, sehingga makanan apapun terasa sedikit hambar. Biasanya makanan di pesawat akan dibuat dengan menyesuaikan indera perasa. Sehingga rasanya akan sangat berbeda jika dimakan di darat. 2. Tidak dimasak di pesawat Tentu saja tidak ada makanan yang dimasak di pesawat. Seluruh makanan yang disajikan pramugari disiapkan di dapur bandara sebelum pesawat berangkat. 3. Harus dipanaskan Karena makanan dimasak di darat, maka pramugari membutuhkan waktu beberapa saat sebelum menyajikannya. Sebelum disajikan, makanan harus dipanaskan terlebih dahulu 4. Menggunakan es kering Bagaimana dengan makanan yang harus disajikan dalam keadaan dingin? Makanan seperti salad, buah, cheesecake, atau sandwich, biasanya didinginkan menggunakan es kering atau dry ice. Dengan cara ini, makanan tersebut akan tetap tersaji dalam kondisi dingin. 5. Menyajikan minuman sebelum makanan Pramugari membutuhkan waktu 20-25 menit untuk memanaskan makanan. Sehingga biasanya mereka menyajikan minuman dan snack terlebih dahulu. tr
Tag :

Berita Terbaru

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur juga diresahkan dengan adanya videotron (iklan) promosi film horor…

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…