Kinerja DPR Tahun 2018 Buruk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menilai kinerja DPR pada tahun kalender 2018 lesu alias loyo. Kesimpulan tersebut dirangkum dalam Catatan Akhir Tahun atas Kinerja DPR: Lembaga Digdaya yang Tidak Berdaya yang membahas empat aspek yaitu kinerja pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, dan kinerja kelembagaan. Berdasarkan data Formappi, kinerja fungsi legislasi DPR selalu berakhir lesu atau loyo. Selama empat tahun sejak 2015, DPR baru berhasil mengesahkan 24 RUU prioritas, sehingga rata-rata hanya enam RUU prioritas dalam setahun. "Minimnya RUU yang dibahas diklaim DPR adalah mengedepankan kualitas daripada kuantitas, padahal sama saja seharusnya keduanya bisa berjalan lebih baik," kata Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), I Made Leo Wiratma di Kantor Formappi, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (21/12). Terkait kinerja fungsi anggaran, Formappi menganggap DPR tidak bisa berbuat banyak atas usulan-usulan pemerintah. Selain tidak kritis dan tidak peka, DPR juga lebih mementingkan anggaran untuk dirinya sendiri, yang meminta peningkatan anggaran DPR dalam APBN 2019 yakni dari Rp 5,7 triliun menjadi Rp 7,7 triliun meski pemerintah tetap memberi anggaran Rp 5,7 triliun. Sedangkan dalam menjalankan fungsi pengawasan, DPR justru tampak lebih terampil dalam membentengi diri dan memenuhi kepentingan DPR sebagai lembaga dan anggotanya ketimbang menjadi representasi rakyat. Misalnya respons DPR untuk menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan terhadap kerugian negara sangat minim. Pihak DPR juga melimpahkannya kepada Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (APBN), namun hasilnya kurang maksimal. Dirinya menambahkan, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang dulu ketika dilantik akan membawa DPR lepas dari rapor merah, kini setelah menjabat belum berhasil. Sebut saja pelanggaran kode hukum dan etik yaitu anggota dewan yang terlibat korupsi, belum lagi kehadiran anggota DPR dalam sidang paripurna dalam tahun 2018 ini rata-rata hanya 201 orang dari keseluruhan anggota DPR yaitu 560 orang atau sekitar 35,89 persen saja.
Tag :

Berita Terbaru

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai orientasi yang hanya berfokus pada…

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap…