Bengkel Muda Surabaya (BMS) menggelar aksi kesenia

‘Meruwat’ Kota Pahlawan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bengkel Muda Surabaya (BMS) menggelar aksi kesenian dan budaya, memberikan semacam catatan terhadap permasalahan kota, Surabaya khususnya dan kota-kota Indonesia umumnya, Sabtu (22/12/18) malam. Bertempat di Balai Pemuda Surabaya, aksi tersebut diberi tajuk ‘Kota dan Konstruksi Kesunyian’ berupa pertunjukan berdurasi kurang lebih 120 menit. Pertunjukan ini menyajikan sebuah orkestra dari berbagai unsur seni. “Aksi tersebut merupakan pertunjukan kompilasi dari berbagai macam disiplin kesenian seperti tari, teater, musik, senirupa, film dan sastra, yang mencoba merespon kondisi dan kesibukan sebuah kota. Masing-masing pelaku mengekspresikan hasil renungannya dari kondisi kota yang kompleks, termasuk didalamnya persoalan ekonomi, politik, budaya, termasuk pula permasalahan akses (serbuan,red) informasi global,” jelas Wali Muhammad, Ketua Panitia pertunjukan ‘Kota dan Konstruksi Kesunyian’. Lebih lanjut Wali mengungkapkan, pertunjukan yang juga menampilkan aksi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini itu dimaknai sebagai ruwatan -membarui ‘kekeliruan’ lama- baik alam maupun tangan manusia, agar memberikan daya hidup kemanusiaan dalam dinamika kesibukan kota. Mawas diri terhadap kapitalisasi dan komersialisasi kesenian yang selalu memikirkan untung rugi semata tanpa mengindahkan kesetaraan hak dan kesempatan. “Pertunjukan ini tidak membagi cerita kecuali dimaksudkan untuk mencari landasan baru terciptanya kesenian urban (urban art,red). Mencoba menjawab tantangan warga kota agar seni tidak dipersepsi sebagai sebuah kesia-siaan yang membebani tapi menjadi potensi yang berkontribusi terhadap perkembangan sebuah kota,” jelas Wali. Sementara itu, Ketua Bengkel Muda Surabaya Heroe Budiarto menuturkan, meski di tengah-tengah arus global, sebagai insan yang menggeluti di bidang seni dan budaya harus selalu terbuka, waspada dan lebih giat belajar serta mengasah kepekaan sosial. Kendati muncul istilah industri kreatif, badan ekonomi kreatif, revolusi indutri kreatif 4.0 dan masih banyak istilah seabrek lainnya. “Kami menyakini bahwa perkembangan tersebut tidak boleh lepas meninggalkan aspek sosial, memanusiakan manusia. Menghargai manusia bagian dari perubahan atau peradaban. Tidak berpaling karena melesatnya teknologi dan hati nurani tidak menjadi peka dan terasah,” ujar Heroe.
Tag :

Berita Terbaru

Mbak Wali Serahkan Bantuan Bedah Rumah Baznas Kota Kediri, Warga Ngronggo Dapat Hunian Layak

Mbak Wali Serahkan Bantuan Bedah Rumah Baznas Kota Kediri, Warga Ngronggo Dapat Hunian Layak

Rabu, 06 Mei 2026 10:21 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 10:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Baznas Kota Kediri menyalurkan bantuan sosial berupa bedah rumah kepada warga Kelurahan…

Dukung Hemat Energi dan Beralih ke Kendaraan Listrik, Pemkot Surabaya Sediakan SPKLU di 5 Lokasi Strategis

Dukung Hemat Energi dan Beralih ke Kendaraan Listrik, Pemkot Surabaya Sediakan SPKLU di 5 Lokasi Strategis

Rabu, 06 Mei 2026 10:16 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 10:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam menghemat eneri dan mulai beralih ke kendaraan listrik, Pemerintah Kota…

Transisi ke Era Digitalisasi, Pemkot Surabaya Berlakukan Voucher Parkir di Tepi Jalan Umum

Transisi ke Era Digitalisasi, Pemkot Surabaya Berlakukan Voucher Parkir di Tepi Jalan Umum

Rabu, 06 Mei 2026 10:04 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 10:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki era digitalisasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai memberlakukan…

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…