Anak Pengungsi Suriah Tewas Terjatuh Usai Dikejar Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Seorang anak pengungsi Suriah Ahmed Al-Zouabi (14 tahun) meninggal jatuh dari sebuah gedung setelah dikejar-kejar Polisi di Beirut, Lebanon karena diduga melakukan pencurian. Ahmed merupakan anak Suriah yang mengungsi ke Lebanon dan bekerja sebagai penyemir sepatu. Kasus kematian Ahmad pun menuai reaksi terutama dari para aktivis hak asasi manusia yang menilai adanya kecerobohan terhadap penanganan pengungsi Suriah di Lebanon,salah satunya adalah aktivis Suriah, Sara. Dalam akun media sosialnya, Sara menceritakan kisah tragis bocah Suriah itu. “Apa kamu mendengar tentang Ahmed Al Zouabi, anak Suriah yang meninggal di Beirut?" tanyanya. Bocah itu bekerja sebagai pembuat sepatu di Tablet Al Khayyat di Beirut. Patroli polisi datang dan mengejarnya karena warga Suriah tidak diizinkan bekerja di Lebanon. Dia lari ke gedung dan jatuh dari lantai enam. "Ahmed berusia 14 tahun ketika meninggal. Kami tak bisa melakukan apa-apa. Dia meninggal, begitu saja dan tak ada yang akan membawanya kembali. Yang bisa kita lakukan adalah mencegah kasusnya diabaikan seperti tak pernah terjadi,” tulis Sara seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (23/1). Otoritas Beirut mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa polisi melakukan pengejaran terhadap Ahmed karena diduga melakukan pencurian. Namun polisi kehilangan jejak saat pengejaran. Menurut PBB, diperkirakan lebih dari satu juta pengungsi Suriah yang melarikan diri dari perang di negaranya berada di Lebanon. Lebanon menjadi negara yang tetap membuka pintu bagi pengungsi Suriah selama krisis akibat perang terjadi di Suriah. Kendati keberadaan para pengungsi Suriah di Libanon juga sering menjadi perdebatan.
Tag :

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…