Trump Singkirkan India dan Turki

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump minggu ini membuka babak baru dalam “perang dagang“-nya, dengan langkah terbarunya untuk menyingkirkan India dan Turki dari sistem impor bebas bea, Generalized System of Preferences (GSP). Di bawah GSP, negara yang memenuhi syarat dapat menjual produk tertentu ke pasar Amerika tanpa menghadapi tarif impor apa pun. Berita itu datang sebagai kejutan buruk bagi Turki, yang perekonomiannya yang rentan semakin tergantung pada pendapatan ekspor, mengingat permintaan domestik yang terus melemah. Kantor Perwakilan Dagang AS mengatakan bahwa Washington bermaksud untuk mengakhiri penunjukan India dan Turki sebagai negara berkembang penerima program GSP, karena mereka tidak lagi mematuhi kriteria kelayakan menurut undang-undang. Mereka mengatakan bahwa Turki—setelah ditunjuk sebagai penerima GSP pada tahun 1975—mereka telah menunjukkan “tingkat perkembangan ekonomi yang lebih tinggi,” yang berarti Turki dapat lulus dari program tersebut. Langkah AS itu datang hanya dua minggu setelah Presiden Turki Recep Erdogan menjadi tuan rumah penasihat senior Trump dan menantu lelakinya, Jared Kushner, di istananya di Ankara bersama menantunya sendiri, Menteri Keuangan Berat Albayrak. Setelah pertemuan bersama itu, menantu laki-laki itu mengadakan pembicaraan terpisah untuk membahas hubungan ekonomi antara kedua negara. Pihak Turki tampaknya cukup puas dengan pembicaraan tersebut, ketika Albayrak men-tweet setelah pertemuan tersebut: “Dalam pertemuan head-to-head dengan Kushner, kami membahas langkah-langkah untuk meningkatkan kerja sama ekonomi antara kedua negara kami.” Jelas bahwa Turki tidak mengira Presiden Trump akan mengambil langkah ini.
Tag :

Berita Terbaru

Kapolres Blitar Berbela Sungkawa Korban Kapal Virgo Transport, Langsung Bertakziah ke Rumah Korban

Kapolres Blitar Berbela Sungkawa Korban Kapal Virgo Transport, Langsung Bertakziah ke Rumah Korban

Selasa, 15 Sep 2026 16:35 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa tenggelamnya Kapal Virgo Transport, menyisakan duka yang mendalam warga Kabupaten Blitar yang menjadi korban. Termasuk…

Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Manajemen BRI Blitar Hadir Lebih Dekat menyapa Nasabah

Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Manajemen BRI Blitar Hadir Lebih Dekat menyapa Nasabah

Selasa, 15 Sep 2026 16:34 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Senyum  sapaan hangat mewarnai peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026 di BRI Blitar. Mengusung tema Think Customer, BRI …

20 Kotak Ganja Disembunyikan dalam Bodi Vespa, Terbongkar Gara-gara SOP J&T Cargo

20 Kotak Ganja Disembunyikan dalam Bodi Vespa, Terbongkar Gara-gara SOP J&T Cargo

Selasa, 15 Sep 2026 16:31 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 16:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Modus penyelundupan narkotika dengan menyembunyikan ganja di dalam bodi sepeda motor Vespa akhirnya terbongkar bukan karena p…

Masjid Al-Ikhlas Ponorogo Terbakar, Api Muncul Usai Shalat Zuhur

Masjid Al-Ikhlas Ponorogo Terbakar, Api Muncul Usai Shalat Zuhur

Selasa, 15 Sep 2026 16:30 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Masjid Al-Ikhlas di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, terbakar usai pelaksanaan shalat Zuhur, Senin…

Dukung SDGs Indonesia, Kota Mojokerto Perkuat Pemenuhan Data I-SIM

Dukung SDGs Indonesia, Kota Mojokerto Perkuat Pemenuhan Data I-SIM

Selasa, 15 Sep 2026 16:15 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYA.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia melalui p…

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…