Sony Tutup Pabrik Ponsel yang ada di China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Sony Corp menutup pabrik ponsel yang ada di China untuk mengurangi biaya dan menghidupkan kembali bisnis ponselnya di tahun-tahun mendatang. Maksud dari menghidupkan kembali bisnis ponselnya adalah Sony berusaha mengubah bisnisnya yang terus merugi menjadi menguntungkan pada 2020 mendatang. Bisnis ponsel sendiri adalah salah satu kelemahan Sony, yang mencatatkan kerugian USD 863 juta pada tahun fiskal ini. Menurut juru bicara Sony, keputusan menutup pabrik ini tak terkait dengan tensi tinggi antara pemerintah Amerika Serikat dan China terkait perdagangan Produksi di pabrik tersebut akan disetop pada akhir Maret ini. Namun juru bicara Sony itu tak menyebut ada berapa banyak karyawan yang akan di-PHK akibat penutupan pabrik tersebut. Dengan penutupan pabrik ini, Sony berarti hanya akan memproduksi ponselnya di pabrik mereka yang berlokasi di Thailand. Namun mereka juga akan mulai meng-outsource produksinya ke beberapa perusahaan lain. Bisnis ponsel Sony sendiri sudah beberapa tahun belakangan terus merugi. Bahkan sejumlah analis menyebut Sony seharusnya menjual bisnisnya itu. Pangsa pasar ponsel Sony secara global saat ini kurang dari 1 persen, dengan jumlah pengapalan ponsel sebanyak 6,5 juta unit pada tahun fiskal ini. Pengapalan ponsel Sony itu mayoritas mengarah ke Jepang dan Eropa. Namun Sony mengaku tak berencana menjual bisnis ponselnya karena memprediksikan kalau ponsel mempunyai peran penting dalam jaringan 5G mendatang. Yaitu di mana mobil dan berbagai perangkat akan terkoneksi. Sony pun menargetkan akan mengubah bisnis ponsel menjadi bisnis yang menguntungkan pada tahun fiskal yang dimulai pada April 2020.
Tag :

Berita Terbaru

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …

Perkuat Layanan Terpadu Warga, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Lentera Lansia

Perkuat Layanan Terpadu Warga, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Lentera Lansia

Rabu, 29 Jul 2026 15:44 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga lanjut usia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi…

Solusi Atasi Sampah, Pemkab Sidoarjo Perkuat Sinergi Lebih Efektif dan Berkelanjutan

Solusi Atasi Sampah, Pemkab Sidoarjo Perkuat Sinergi Lebih Efektif dan Berkelanjutan

Rabu, 29 Jul 2026 15:40 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna mempercepat penanganan sampah, Pemkab Sidoarjo (Pemkot) memperkuat sinergi dengan Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan…

Tantangan 99 Holes UK Petra, Momentum Penguatan Industri Event dan Pariwisata

Tantangan 99 Holes UK Petra, Momentum Penguatan Industri Event dan Pariwisata

Rabu, 29 Jul 2026 15:28 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 15:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Petra Christian University (UK Petra) mengawali rangkaian Dies Natalis ke-65 dengan mencetak rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) …

Siap Ditempati 370 Siswa, MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya Dimulai 31 Juli

Siap Ditempati 370 Siswa, MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya Dimulai 31 Juli

Rabu, 29 Jul 2026 15:20 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekolah yang diproyeksikan menjadi pusat pendidikan unggulan bagi masyarakat prasejahtera, yakni Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi…