Pembungkus Plastik jadi Botol. Strip Jadi Kemasan Kertas

BPOM Tekan Harga Obat, Ubah Kemasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar mengatakan ketersediaan obat di RI masih aman untuk enam bulan ke depan di tengah kondisi geopolitik akibat konflik di Timur Tengah. Dia berharap agar perang segera mereda.
BPOM lantas menyiapkan strategi menekan harga obat agar tetap stabil. Ia menyebut harus ada perubahan baru dalam sistem kemasan obat.

"Nah, ada dua strategi yang Badan POM lakukan. Yang pertama, yang berhubungan dengan kemasan, Badan POM akan membuat aturan baru, yang dulunya misalnya, kan semua kemasan itu biasanya sebelum ganti kemasan harus ada aturan di mana dia lakukan uji standardisasi, uji stabilitas kemasan dan sebagainya," kata Taruna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

"Kita tahu bahwa geopolitik terjadi sekarang ini yang berhubungan dengan harga obat, kita paham itu. Dan pada umumnya ada dua obat itu produknya. Kemasannya itu lebih 50% itu merupakan petrokimia. Artinya residu-residu dari bahan yang diproduksi dari minyak. Itu kemasannya, plastiknya dan sebagainya, kayak etanol, fenol, itu kan pembuatan kemasan," tambah Taruna .

"Nah, sekarang kita akan buatkan mungkin keputusan mungkin dia bisa mengganti kemasannya industri-industri ini sesuai yang penting kepastian aman, kestabilan itu tetap terjamin," sambungnya.

Dia menyebut kemasan obat plastik bisa diganti dengan botol. Taruna juga menyinggung kemasan strip dapat diubah menjadi kemasan kertas atau karton.

"Contohnya misalnya apakah plastik bisa dirubah menjadi kemasannya botol. Atau bisa diganti dari dulunya strip dibuat menjadi kemasannya kertas, atau karton. Aturan ini kalau kita tidak rubah itu akan mempengaruhi harga obat karena 30, sekitar 30% kemasan itu mempengaruhi harga obat," ujarnya.

Taruna mengatakan RI akan melakukan negosiasi dengan negara pemasok terbanyak obat untuk RI. Ia menyinggung Indonesia yang masuk ke jajaran top 10 regulator terbaik dunia di bidang obat-makanan dan khususnya vaksin.

"Jadi, dua strategi itu akan saya yakin bisa mengontrol harga obat kita at least sampai akhir tahun. Karena sampai 6 bulan ke depan kita masih aman, nah tentu tahap berikutnya kalau ini perang berlanjut kita akan lakukan strategi itu untuk melindungi rakyat kita supaya harganya tidak naik," imbuhnya. n ec, jk, rmc

Berita Terbaru

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota…