Rian tak Muncul, Vanessa Kesal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Budi Mulyono, Wartawan Surabaya Pagi Mangkirnya Rian Subroto, pria yang disebut sebagai penyewa Vanessa Angel, membuat kesal. Terutama pihak artis FTV itu yang diboking Rian Rp 80 juta. Sebab, sejak awal penangkapan hingga persidangan, sosok Rian yang disebut-sebut sebagai pengusaha tambang itu ternyata tidak pernah muncul. Salah satu kekesalan terhadap Rian ini diungkapkan oleh kuasa hukum Vanessa Angel, Milano Lubis. Milano mengungkapkan sejak awal penangkapan hingga persidangan saat ini, Rian Subroto tak pernah menampakkan batang hidungnya. Milano menceritakan, sejak awal penangkapan kliennya, ada kejanggalan terhadap sosok Rian. Sebab, saat ditangkap di dalam kamar hotel, petugas hanya melakukan penangkapan terhadap Vanessa. Sedangkan Rian sendiri, hingga masa persidangan ini berjalan, tidak pernah sekalipun diperiksa oleh polisi. "Saat Vanessa ditangkap, yang katanya di dalam kamar hotel, si Rian itu langsung mundur (memperagakan tubuhnya mundur) gini. Jadi yang dibawa ke Polda itu ya cuma Vanessa," ujarnya. Ia menambahkan, selama masa pemeriksaan maupun penahanan, Vanessa tidak sekalipun pernah dipertemukan dengan sosok Rian. Bahkan, saat dimintai keterangannya sebagai tersangka (Vanessa), tidak pernah sekali pun dikonfrontir dengan Rian. "Dalam kasus prostitusi, baik si laki-laki dan perempuan harus berbarengan. Kalau tidak, bagaimana mengetahui ada perbuatan prostitusi. Jadi harus berdua, tidak bisa sendiri-sendiri (diperiksa), untuk mensinkronkan. Kalau satu mengakui, satu tidak, terus bagaimana, kan jadi tidak sinkron. Jadi tolong hadirkan si Rian, supaya jelas ini barangnya," tandas Milano. Desakan senada juga disampaikan oleh Franky Desima Waruwu, kuasa hukum muncikari Endang Suhartini alias Siska. Ia menyatakan, telah meminta pada majelis hakim, untuk memanggil Rian sebagai saksi dalam persidangan. "Dan dalam persidangan tertutup tadi, hakim sudah memerintahkan pada jaksa agar menghadirkan Rian ke persidangan," tegasnya. Sementara itu kuasa hukum muncikari Tentri Novanta, Robert Mantinia juga mendesak agar jaksa menjemput paksa Rian. Sebab, Rian dianggap mengetahui aliran dana dan tahu persis saat kejadiannya. Apakah termasuk melakukan perbuatan itu atau tidak. "Kalau masalah prostitusi ini adalah perbuatannya, yang harus dibuktikan dengan fakta persidangan adalah perbuatannya. Jadi Rian harus menjelaskannya. Rian harus dihadirkan dalam persidangan," tegasnya. Tidak Terkonfirmasi Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Novan Arianto memastikan jika Rian tidak akan hadir dalam persidangan yang sudah kedua kalinya ini. Hal ini disebabkan, surat panggilan terhadap Rian yang beralamat di Lumajang, tidak terkonfirmasi. Sehingga, jaksa dengan bantuan penyidik Polda Jatim, hingga kini belum dapat mengkonfirmasi keberadaan Rian. "Kami sudah panggil, penyidik pun mengalami kesulitan (memanggil)," ujarnya. Selain itu dalam sidang yang berlangsung dengan mendatangkan empat saksi dari kepolisian yang menangkap Vanessa. Dari keterangan pihak kepolisian ini tidak sesuai dengan BAP. Selain itu, sebelum dibawa ke Polda Jatim, dalam fakta persidangan, Franky mengaku para tersangka ini diajak berkeliling Kota Surabaya dan makan-makan “Kami protes juga tu para saksi, apalagi yang kami tanyakan, mereka tidak tahu apa-apa hanya disuruh oleh atasan mereka, majelis juga demikian,” tambahnya. Doa Vanessa Sementara dalam sidang, Senin (8/4/2019), di PN Surabaya, mata Vanessa Angel tampak berkaca-kaca. Dia mengaku, selama ini tidak pernah ada kasus serupa yang terekspos seperti dirinya. Vanessa merasa dirugikan. “Aku cuma bisa berdoa supaya orang orang yang jahat sama aku selalu dilindungi Tuhan. Dan supaya yang terjadi pada saya tidak terjadi pada keluarganya terutama kakak perempuannya, adik perempuannya, dan anak perempuannya,” tutur Vanessa usai sidang. Selain itu dia meminta doa agar dirinya cepat berkumpul dengan orang yang dia sayangi. “Semoga masalah ini cepat selesai dan saya cepat berkumpul dengan orang-orang yang saya sayangi,” tambahnya. n
Tag :

Berita Terbaru

Mitchell Baker, 2-0

Mitchell Baker, 2-0

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Timnas Indonesia unggul 2-0 atas Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin pukul 21.00…

Gubernur BI Baru Harus Memimpin Koordinasi Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Gubernur BI Baru Harus Memimpin Koordinasi Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Senin, 27 Jul 2026 20:40 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., menilai Bank Indonesia (BI) perlu memperkuat perannya dalam menjaga…

Malaysia Selenggarakan Sirkuit untuk GP Bahrain

Malaysia Selenggarakan Sirkuit untuk GP Bahrain

Senin, 27 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Lewat pengumuman di situs resmi F1 pada Minggu (26/7), Malaysia ditetapkan sebagai sirkuit untuk GP Bahrain yang digelar 4 Oktober…

Kepemimpinan BI Sekarang Kolektif Kolegial

Kepemimpinan BI Sekarang Kolektif Kolegial

Senin, 27 Jul 2026 20:30 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI setelah Perry Warjiyo…

Jakarta Makin Rusuh

Jakarta Makin Rusuh

Senin, 27 Jul 2026 20:28 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI : Akhir akhir ini ibu kota dilanda kerusuhan, termasuk bentrok antar warga.Polisi mengungkapkan situasi kondusif di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta…

Diduga Tak Taat Pajak, Wali Kota Eri Perintahkan Bapenda Periksa Rumah Makan AG Ny. Suharti

Diduga Tak Taat Pajak, Wali Kota Eri Perintahkan Bapenda Periksa Rumah Makan AG Ny. Suharti

Senin, 27 Jul 2026 20:26 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:26 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Dugaan ketidaktaatan pajak yang menyeret Rumah Makan AG Ny. Suharti mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. …