Sistem Kerja ’996’ di China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Perusahaan teknologi besar asal China banyak menerapkan sistem kerja 996 atau bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam selama 6 hari kerja. Pendiri Alibaba, Jack Ma bahkan membela sistem kerja yang kontroversial ini dan mengatakan bahwa bekerja keras seperti itu amat diperlukan untuk menggapai sukses. Undang-undang yang mengatur tentang tenaga kerja di China sendiri menyebutkan bahwa dalam jam kerja tidak boleh melebihi dari 8 jam sehari dan sekitar 44 jam dalam seminggu. Jika mengikuti sistem 996, berarti karyawan di China bekerja selama 12 jam sehari dan secara total 72 jam dalam seminggu. Perusahaan teknologi di China disebut sebagai yang pertama menerapkan sistem seperti ini. Publikasi South China Morning Post berhasil mewawancarai beberapa software engineer dan programer yang semuanya mengaku tidak bisa berkonsentrasi penuh selama 12 jam. Mereka juga hanya mau berbicara secara anonim karena tidak ingin diketahui oleh tempat kerja mereka. "Jam paling produktif saya adalah dari jam 4 sore hingga 8 malam ketika saya bisa benar-benar fokus untuk coding," kata engineer yang bekerja untuk penyedia layanan cloud. "Banyak waktu saya sebelum jam 4 sore yang dihabiskan untuk komunikasi dengan kolega lain. Saya baru bisa lebih fokus ketika mereka sudah pergi," sambungnya. Sedangkan dua engineer yang bekerja di Google-nya China, Baidu, mengatakan bahwa perusahaan tempat kerja mereka tidak menetapkan aturan tersebut. Tapi, mereka terpaksa lembur karena tekanan dari lingkungan kerja. "Kalau kalian meninggalkan kantor pada pukul 18.00 itu dihitung sebagai pulang cepat," kata salah satu engineer. Salah satu pegawai Bytedance yang merupakan perusahaan induk TikTok mengatakan ketika harus bekerja 12 jam sehari ia malah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menonton video, belanja online bahkan tidur siang. Tidak produktifnya sistem kerja hingga belasan jam ini juga menjadi salah satu poin yang mendorong dibentuknya gerakan ’Anti 996 License’ di Github oleh pengacara Katt Gu dan CEO Dimension, Suji Yan. Ini merupakan salah satu gerakan protes terhadap sistem 996, setelah beberapa karyawan teknologi China mengeluhkannya melalui platform GitHub dengan proyek bernama 996.ICU. Gerakan ini melarang perusahaan yang menerapkan sistem 996 untuk menggunakan open source software milik proyek ini. Mereka juga memiliki daftar blacklist yang mencakup 104 perusahaan yang meminta karyawannya untuk lembur tanpa pesangon, seperti Alibaba, Huawei, Tencent, Baidu, Xiaomi, JD.com dan Bytedance. "Protes ini telah menjadi titik balik untuk sektor teknologi China dan mengubahnya dari industri yang padat karya menjadi bisnis yang didorong oleh inovasi dan kreasi," kata Yan dalam sebuah wawancara. "Bekerja berjam-jam bukan merupakan keunggulan kompetitif bagi perusahaan teknologi China. Itu juga tidak produktif," pungkasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Usai Santap MBG, 201 Siswa dari 3 Sekolah Kediri Alami Mual hingga Diare

Diduga Usai Santap MBG, 201 Siswa dari 3 Sekolah Kediri Alami Mual hingga Diare

Rabu, 29 Jul 2026 12:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebanyak ratusan siswa dari 3 sekolah di Kediri mengeluhkan gangguan kesehatan diduga usai menyantap makanan Program Makan Bergizi…

Wihadi Wiyanto Anggota Komisi XI DPR RI Dorong Perlindungan bagi Industri Legal dan Pemberantasan Rokok Ilegal

Wihadi Wiyanto Anggota Komisi XI DPR RI Dorong Perlindungan bagi Industri Legal dan Pemberantasan Rokok Ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 12:13 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro – Anggota Komisi XI DPR RI, Wihadi Wiyanto, menegaskan pentingnya keberlangsungan industry hasil tembakau Sigaret Kretek Tangan (…

Berantas Judi Online, Kejari Surabaya Setor Rp9,05 Miliar Hasil Rampasan TPPU ke Kas Negara

Berantas Judi Online, Kejari Surabaya Setor Rp9,05 Miliar Hasil Rampasan TPPU ke Kas Negara

Rabu, 29 Jul 2026 12:11 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya mengeksekusi putusan pengadilan dengan menyetorkan uang sebesar Rp9.051.209.000 ke kas negara s…

Belum Penuhi Syarat, KKP Verifikasi Usulan Lahan Budidaya Ikan Tematik di Tulungagung

Belum Penuhi Syarat, KKP Verifikasi Usulan Lahan Budidaya Ikan Tematik di Tulungagung

Rabu, 29 Jul 2026 12:09 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti usulan lahan program Budi daya Ikan Darat Tematik di Tulungagung, saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan…

Dorong Ekonomi Daerah, Festival Ekraf di Probolinggo Libatkan Puluhan UMKM

Dorong Ekonomi Daerah, Festival Ekraf di Probolinggo Libatkan Puluhan UMKM

Rabu, 29 Jul 2026 11:28 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai langkah strategis dalam mendorong perekonomian daerah, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar)…

Dorong Produktivitas Petani, Pemkab Ponorogo Salurkan Alsintan ke 44 Poktan

Dorong Produktivitas Petani, Pemkab Ponorogo Salurkan Alsintan ke 44 Poktan

Rabu, 29 Jul 2026 11:23 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung percepatan swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…