UNUSA Ciptakan Lulusan Yang Siap Bersaing di Dunia Kerja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) meresmikan total 81 mahasiswa dan 11 mahasiswa asal Filipina, di Auditorium lantai 9 sebagai wisudawan Tahun 2019 yang digelar di Tower Unusa, Surabaya, Sabtu (20/4). Sebelas mahasiswa asing berasal dari Mindanau, Filipina terdiri dari 4 orang wisudawan S1 Keperawatan, 3 wisudawan S1 Pendidikan Guru SD dan 4 wisudawan S1 Manajemen. Mereka mendapat beasiswa dari pemerintah setempat untuk mengikuti perkuliahan di Unusa hingga menjadi seorang sarjana. Pada wisuda Unusa gelombang I tahun ini, terdapat 3 wisudawan terbaik yang ditelurkan oleh Kampus Unusa ini, masing-masing yang pertama ialah, Nurul Khikmawanti, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.95. Kedua, Maria Trykurniati Maju , S1 Keperawatan, IPK 3.93, dan yang ketiga, Gita Koes Herawati, S1 Manajemen, dengan IPK 3.61. Umdatus Saleha selaku Direktur Akademik dan Kemahasiswaan Unusa menjelaskan, Unusa sudah menyiapkan para wisudawan dengan bekal dan ilmu sesuai jurusan yang ditempuhnya. Termasuk juga para mahasiswa, diberi keterampilan dasar dan soft skill berkompetensi agar mampu bersaing di pasar kerja. "Para mahasiswa juga dibekali keterampilan, seperti komunikasi, pemanfaatan teknologi komunikasi serta informasi. Mahasiswa wajib diberikan ruang mengembangkan kemampuan sekaligus mengasah kemampuan serta daya kritis, ini penting," tambah Umdatus. Unusa memiliki lembaga khusus guna menyalurkan para lulusan baru agar bisa diserap di dunia kerja, yakni Unusa Career Center (UCC), yang berfungsi membekali mahasiswa serta lulusan agar siap bersaing di dunia kerja. Melalui UCC sebelum lulus para mahasiswa mengikuti serangkaian workshop dan seminar penyusunan curriculum vitae, pelatihan teknik wawancara kerja, sekaligus memberi informasi lowongan pekerjaan. Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas lulusan Unusa pengembangan berbagai sertifikasi profesi guna menyiapkan para lulusan agar berkompetensi dan siap pakai terus dilakukan, sebelum mahasiswa meninggalkan kampus. Prof Kacung Marijan Drs MA PhD., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unusa berujar "Alhamdulillah, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unusa mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada 28 Maret 2019 lalu," jelasnya. Menurut Prof Kacung, saat ini sudah ada delapan skema yang bisa disertifikasi LSP Unusa. Yakni Bahasa Inggris Keperawatan Vokasi, Bahasa Inggris Keperawatan Generalis, Teknisi Akuntansi Ahli, Teknisi Akuntansi Ahli Syariah, Ahli K3 Madya, Auditor Madya Teknologi Informasi, Analis Program dan Kepala Cabang/Manajer Koperasi Jasa Keuangan. Sertifikasi profesi bisa dilakukan setelah lulus maupun saat kuliah, asalkan memenuhi persyaratan tertentu. LSP Unusa juga bisa memberikan sertifikasi profesi kepada mahasiswa dari perguruan tinggi lain yang menjadi mitra Unusa. Prof Kacung menambahkan, meski sudah lulus kuliah belum tentu seorang wisudawan memiliki kompetensi untuk bekerja. Oleh karenanya sertifikasi profesi ini memberi kekuatan bagi mahasiswa Unusa untuk bersaing di pasar kerja dan siap kerja. "Jadi begitu lulus, mereka sudah bisa langsung bekerja. Misalnya menjadi Kepala Cabang/Manajer Koperasi Jasa Keuangan, karena sudah memiliki kompetensi di bidang tersebut sesuai sertifikasi profesi yang diambilnya," pungkas Prof Kacung. Byob
Tag :

Berita Terbaru

Hadirkan Edisi Warna Spesial, Yamaha Fazzio Hybrid Sasar Kalangan Anak Muda

Hadirkan Edisi Warna Spesial, Yamaha Fazzio Hybrid Sasar Kalangan Anak Muda

Selasa, 10 Mar 2026 13:09 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tak bosan-bosannya Yamaha Indonesia terus berkomitmen membuat gebrakan baru dengan menghadirkan warna Special Edition untuk Fazzio…

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Lumajang Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Lumajang Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman

Selasa, 10 Mar 2026 12:26 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti sempat viralnya panik buying warga di Jawa Timur terkait stok BBM tinggal 20 hari dan elpiji bersubsidi yang juga…

Terkendala Masalah Teknis, Truk Sampah Keropos di Kota Malang Tetap Beroperasi - Berceceran di Jalan

Terkendala Masalah Teknis, Truk Sampah Keropos di Kota Malang Tetap Beroperasi - Berceceran di Jalan

Selasa, 10 Mar 2026 12:18 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sempat viral terkait aduan pengguna jalan di Kota Malang, Jawa Timur terkait penampakan truk sampah dalam kondisi miris dan tak…

Awal Tahun 2026, Dinkes Kota Pasuruan Catat Kasus Campak Tembus 56 Kasus per Januari-Februari

Awal Tahun 2026, Dinkes Kota Pasuruan Catat Kasus Campak Tembus 56 Kasus per Januari-Februari

Selasa, 10 Mar 2026 12:00 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pada awal tahun 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pasuruan mencatat sebanyak 56 kasus campak selama Januari hingga Februari…

Produksi Kue Gapit Bojonegoro Raup Omzet Rp 35 Juta di Bulan Ramadhan Tahun 2026

Produksi Kue Gapit Bojonegoro Raup Omzet Rp 35 Juta di Bulan Ramadhan Tahun 2026

Selasa, 10 Mar 2026 11:37 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 11:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro kali ini tengah tersenyum bahagia lantaran di momentum…

Per Tahun 2026, Dinkes Sidoarjo Catat Kasus DBD saat Musim Hujan Rendah Dibanding Tahun Lalu

Per Tahun 2026, Dinkes Sidoarjo Catat Kasus DBD saat Musim Hujan Rendah Dibanding Tahun Lalu

Selasa, 10 Mar 2026 11:18 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo mewanti-wanti saat musim hujan seperti saat ini. Pasalnya, di musim tersebut marak…