Pekerja di Jatim Masih Didominasi Lulusan SD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penyerapan tenaga kerja di Jawa Timur hingga Februari 2019 didominasi lulusan Sekolah Dasar (SD) dengan jumlah 9,60 juta orang. Jumlah ini setara dengan 46,22�ri total pekerja di Jatim. Disusul lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 3,74 juta orang atau 18,03%. Kemudian lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 3,00 juta orang atau 14,44%. Pekerja yang lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 2,39 juta orang atau 11,50%. Penduduk bekerja berpendidikan tinggi (Diploma ke Atas) ada sebanyak 2,04 juta orang atau 9,82%. Sebanyak 0,35 juta orang berpendidikan Diploma dan 1,69 juta berpendidikan Sarjana atau S-1. “Di Jatim, dalam setahun terakhir, pekerja lulusan SMP naik 0,69%, SMK naik 0,50�n Diploma naik 0,06%,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Teguh Pramono, Kamis (9/5). Dari pekerja di Jatim, terbanyak adalah sebagai buruh, pegawai sebanyak 34,56%. Diikuti berusaha dibantu buruh tidak tetap 19,30%, dan berusaha sendiri 16,30%. Sementara penduduk yang bekerja dengan status berusaha dibantu buruh tetap memiliki persentase yang paling kecil yaitu sebesar 3,84%. Menurut jam kerja, persentase tertinggi adalah pekerja dengan jam kerja minimal 35 jam per minggu atau dikenal dengan pekerja penuh waktu. Yaitu sebesar 67,43%. Sebaliknya, penduduk yang bekerja dengan jam kerja 1-7 jam per minggu memiliki persentase yang paling kecil, yaitu sebesar 2,97%. Sementara itu, pekerja tidak penuh terbagi menjadi dua, yaitu pekerja paruh waktu dan pekerja setengah penganggur. Persentase pekerja tidak penuh sebesar 32,57%. Ini terdiri dari 25,66% pekerja paruh waktu dan 6,92% pekerja setengah penganggur. “Dalam setahun terakhir, terjadi penurunan persentase pekerja setengah penganggur sebesar 0,32%. Begitu pun persentase pekerja paruh waktu juga turun 0,65%,” pungkas Teguh.n sb
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…