Home Industri Jamu Ilegal, Dibongkar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebuah home industri jamu kuat pria tanpa izin produksi dan edar di Surabaya dibongkar Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo Surabaya. Produksi jamu kuat dengan merek Pak Kumis itu dibuat oleh Rusman Wibowo (38) warga Jalan Lamongan, Manyar Gresik. Rusman ditangkap usai tempat produksinya di Jalan Sememi digrebek polisi. Dari pengakuannya, Rusman baru empat bulan menjalan aksinya. Ia meramu sendiri jamu itu dengan bahan herbal yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan. Keahlian membuat jamu dimiliki saat ia menjadi karyawan jamu Pak Kumis yang kini sudah tidak beroperasi karena bangkrut. "Pengakuannya dulu mantan karyawan perusahaan jamu tersebut. Maka dari itu tahu resepnya. Namun saat berproduksi, tidak ada ijin dari BPOM dan Disperindag untuk peredarannya," kata Kapolsek Wonokromo, AKP Christoper Adhikara Lebang, Senin (8/7/2019). Saat dilakukan pemeriksaan terhadap jamu tersebut, polisi menemukan indikasi kandungan zat pengawet yang berbahaya jika dikonsumsi secara berkala. "Sudah kami labkan juga, hasilnya ada beberapa zat yang terkandung seperti natrium benzoat yang besaran takarannya tidak diatur sesuai dengan aturan BPOM," tambahnya. Rusman mengaku, jika satu jamu kuat dibandrol dengan harga 25 ribu rupiah. Ia dapat mengahsilkan produksi jamu hingga 250 botol perhari. "Per botol saya jual 25 ribu. Saya edarkan ke beberapa toko jamu," akunya. Dari tangan tersangka, diamankan 250 botol isi 120 ml jamu tradisional merk Pak Kumis. 30 botol isi 120 ml jamu tradisional merk Pak Kumis (belum dilebel). 30 botol kosong untuk kemasan jamu tradisional merk Pak Kumis 1.000 butir kapsul kosong warna merah hati. (fir)
Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mad…