Pendapatan Tertinggi Humpuss Intermoda Masih Diemban Sektor LNG

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang transportasi kini masih fokus mempertahankan kontrak yang ada. Manajemen juga masih malas untuk membuka perkembangan kontrak terbaru di sektor LNG yang diestimasi bernilai US$ 35 juta - US$ 40 juta. "Update masih belum bisa diberikan karena proses tender yang dijalani saat ini belum mencapai kesepakatan atau closing. Jadi, kami masih menunggu kabar baik. Namun sejauh ini, nilai kontrak masih sejalan dengan rencana bisnis," ujarnya Okty Minarty, Sekretaris Perusahaan HITS, mengutip Kontan.co.id, Kamis (8/8). Menilik laporan keuangan HITS semester I-2019, perusahaan pengangkutan PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) mencatatkan kenaikan pendapatan 19,1% secara tahunan menjadi US$ 43,06 juta. Sementara itu, pada periode sama tahun sebelumnya, pendapatan HITS baru mencapai US$ 36,17 juta. Adapun sektor LNG menyumbang pendapatan tertinggi bagi HITS sebesar 34,18% atau sebesar US$ 14,73 juta. Diikuti dengan sektor chemical dengan porsi 24,69% atau setara US$ 10,64 juta, dan sektor minyak (oil) di posisi ketiga sebanyak 21,25% atau sebesar US$ 9,16 juta. Okty berkata, pihaknya juga akan melakukan diversifikasi di luar bidang bisnis perkapalan, yakni menjajal pengangkutan minyak bumi, LNG, dan petrokimia terintegrasi. Dengan diversifikasi bertajuk one stop service for energy distribution tersebut, HITS menargetkan dapat meningkatkan pendapatan 20% di nilai US$ 98,16 juta sampai akhir tahun. Sementara itu, laba bersih HITS bergerak flat atau datar sebesar 0,04�ri US$ 7,65 juta ke angka US$ 7,68 juta. Aset, utang, dan ekuitas HITS juga meningkat. Per semester I-2019, aset HITS naik 7,4% menjadi US$ 211.8 juta, utang naik 6% menjadi US$ 152,64, dan ekuitas naik 11% menjadi US$59,17 juta Beban pokok perusahaan juga tercatat meningkat 35,28�ri US$ 20,63 juta ke IS$ 27,91 juta, sehingga laba kotor menurun 2,57% di angka US$ 15,13 juta dari US$15,53 juta. Namun demikian, perolehan aset meningkat 7,4% sebesar US$ 211,8 juta. Senada, ekuitas dan liabilitas ikut naik, masing-masing sebesar 11�n 5,98% di angka US$ 59,17 juta dan US$ 152,63 juta.
Tag :

Berita Terbaru

Irish Bella, Dikelilingi Calon-calon Dokter

Irish Bella, Dikelilingi Calon-calon Dokter

Senin, 27 Apr 2026 21:55 WIB

Senin, 27 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI-Irish Bella mengaku sangat bersyukur karena, proses adaptasi menjadi ibu sambung berjalan dengan sangat lancar dan penuh kehangatan.Aktris berusia…

Peraturan Menkeu Pengurusan Piutang Negara, Terbit

Peraturan Menkeu Pengurusan Piutang Negara, Terbit

Senin, 27 Apr 2026 21:50 WIB

Senin, 27 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Hadir Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2026 tentang Perubahan Atas PMK Nomor 240 Tahun 2016 tentang Pengurusan Piutang Negara.…

Sisipkan Adiknya Jadi Pajabat TGUPP

Sisipkan Adiknya Jadi Pajabat TGUPP

Senin, 27 Apr 2026 21:45 WIB

Senin, 27 Apr 2026 21:45 WIB

SURABAYAPAGI : Terbaru, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud mencopot adiknya, Hijrah Mas'ud dari jajaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).…

Trump Klaim AS Pegang Kendali Penuh Iran

Trump Klaim AS Pegang Kendali Penuh Iran

Senin, 27 Apr 2026 21:40 WIB

Senin, 27 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Situasi di jalur laut memanas menyusul Garda Revolusi Iran dilaporkan menghadang dua kapal kargo di dekat Selat Hormuz.Harga minyak mentah Brent…

Trump Dikerjai Wartawan, Baru Ngaku Bukan Pemerkosa

Trump Dikerjai Wartawan, Baru Ngaku Bukan Pemerkosa

Senin, 27 Apr 2026 21:35 WIB

Senin, 27 Apr 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI : Trump, turut merasakan kepanikan yang sama ketika aparat penegak hukum bersenjata menyerbu ballroom lokasi acara.Namun, seperti dilansir…

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI : Utusan Rusia, Mikhail Ulyanov, meminta Amerika Serikat (AS) meninggalkan pemerasan dan ultimatum saat bernegosiasi dengan Iran. Ia meminta AS…