Polisi dan Warga Wujudkan Rumah Singgah Yatim Piatu dan Anak Terlantar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Salah seorang Polisi di Lamongan bersama warga mewujudkan rumah singgah untuk para anak yatim piatu dan anak terlantar, dan rumah singgah yang diwujudkan dari gotong royong itu, Kamis (8/8/2019) diresmikan. Rumah singgah yang diberinama Rumah Pintar Insan Madani ini, seperti disampaikan oleh Ketua Berkas Bersinar Mandiri (Berkas) Aipda Purnomo, sementara ini dihuni 23 anak, baik yatim piatu atau anak terlantar. "Anak-anak ini bisa belajar Al-qur’an dan juga proses belajar mengajar lainnya," ujarnya. Disebutkan olehnya, rumah singgah ini sebelumnya dibangun selama 4 bulan, dengan biaya dari para donatur. "Rumah singgah ini semata-mata untuk menampung orang-orang terlantar, anak yatim-piatu dan kaum duafa," ungkapnya. Terkait kebutuhan makan Purnomo menjelaskan makan dan minum di rumah singgah ini, dibiayai dari sumbangan anggota Berkas Bersinar donatur-donatur lainya. "Intinya kita pikul bersama agar mereka tercukupi kebutuhanya” ungkap Purmono. Rumah Pintar Insan Madani yang terletak di Desa Nguwok Kecamatan Babat Lamongan tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung dan Bupati Fadeli pada Kamis (8/8) siang. “Pendirian rumah singgah yang digagas seorang anggota polisi dan warga ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi anggota polisi lainya atau masyarakat lainya untuk berbagi, karena hal ini merupakan embrio Embrio memupuk kebersamaan saling menolong terhadap sesama” terang AKBP Feby DP Hutagalung saat sambutan di peresmiaan rumah singgah itu. Dalam kesempatan itu, Feby, panggilan AKBP Feby DP Hutagalung juga menyitir pesan Almarhum KH Maiun Zubair, bahwa jika engkau melihat seekor semut terjebur di air, maka angkat dan tolonglah, barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat. “Intinya sekecilku apapun kita melakukan kebaikan, diharapkan bisa menjadi amalan yang baik dan mendapat pembalasan di akhirat kelat” ungkap Feby yang juga menegaskan agar seluruh Bhabinkantimas jajaran Polres Lamongan termotivasi untuk menjalankan tugas secara maksimal. Di sisi lain, Bupati Lamongan, Fadeli, mengapreasisi Aida Purnomo dan Tim Berkasnya. “Polisi yang seharusnya bertugas mengamankan wilayah dari kejahatan, justru ingin membantu antar sesama. Terlebih di yayasan Berkas ini sudah memulangkan 9 orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ) ke rumah mereka masing-masing. "Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen ingin terbebas dari ODGJ yang dipasung. Dan di yayasan ini sudah berhasil memulangkan 9 ODGJ ke rumah mereka, ini sangat luar biasa, semoga bisa ditiru oleh polisi lainnya di Lamongan," papar Bupati Fadeli.jir
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…