China Masih Hati-Hati Gunakan Kebijakan Moneternya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Otoritas moneter China akan mempertahankan kebijakan moneter dengan penuh kehati-hatian pada paruh kedua tahun ini, meskipun beberapa faktor eksternal dapat menambah tekanan pertumbuhan ekonomi. Laju pertumbuhan M2, ukuran luas pasokan uang yang mencakup kas dalam sirkulasi dan semua simpanan, melambat menjadi 8,1 persen pada akhir Juli, dan ini menjadi level terendah sejak Desember 2018, data ini sesuai dengan data dari People’s Bank of China yang dirilis pada hari Senin. Pinjaman baru dalam mata uang yuan mencapai 1,06 triliun yuan ($ 150,06 miliar) pada Juli, dan ini turun dari 1,66 triliun yuan pada Juni dan 1,18 triliun yuan pada Mei, penurunan itu jatuh jauh dari ekspektasi analis. Total pembiayaan sosial, yang mencakup bentuk-bentuk pembiayaan di luar neraca seperti penawaran umum perdana dan pinjaman dari perusahaan trust, turun menjadi 1,01 triliun yuan pada Juli, dari 2,26 triliun yuan pada Juni, menurut laporan bank sentral. “Semua indikator keuangan baru telah mengindikasikan sikap kebijakan yang hati-hati oleh bank sentral, tanpa pelonggaran moneter lebih lanjut sejak semester kedua” kata analis. Dalam laporan kebijakan moneter triwulanan terbaru yang dikeluarkan, bank sentral mengatakan akan menjaga kebijakan moneter yang bijaksana "tidak terlalu ketat atau terlalu longgar" dan membuat penyesuaian secara tepat waktu dan moderat dalam periode Juli-hingga-Desember. Langkah-langkah juga akan diambil, untuk menjaga likuiditas pada tingkat yang wajar dan luas, sebagai "penyesuaian kontra-siklus" untuk menstabilkan pertumbuhan ekonomi pada bulan-bulan berikutnya, katanya. Bank sentral China tidak mengikuti beberapa bank sentral lain di seluruh dunia dengan menurunkan suku bunga. Lain dengan halnya China, Bank-bank sentral di Selandia Baru, Thailand dan India mengumumkan penurunan suku bunga lebih besar dari perkiraan pekan lalu, menyusul keputusan pemotongan suku bunga Federal Reserve AS, yang tengah bersiap-siap untuk memburuknya prospek ekonomi global. Untuk China, pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut tidak direkomendasikan karena tindakan yang telah diambil sudah mencukupi, masih berlaku, dan inflasi inti tetap berlabuh, kata laporan dari Dana Moneter Internasional yang dirilis pada hari Jumat di Washington.
Tag :

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…