Pemkab Sidoarjo Targetkan Kemiskinan Turun 6,37 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya Pagi, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo mulai menaikkan target program penurunan kemiskinan. Dari target 5,69 persen dalam RPJMD Tahun 2018, kini menjadi 6,37 persen di Tahun 2019. Kenaikan target ini sebagai bentuk penguatan koordinasi dan pengendalian program penanggulangan kemiskinan lintas sektoral di Sidoarjo. Kepala Bappeda Pemkab Sidoarjo, Agoes Budi Cahyono mengatakan capaian angka kemiskinan di Sidoarjo Tahun 2018 melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD 5,69 persen. Hal ini sesuai yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Saat ini, target yang dipasang sebesar 6.37 persen. Hal ini mengindikasi Kinerja Penanggulangan Kemiskinan di Sidoarjo cukup efektif. "Kinerja ini patut diapresiasi. Pemkab Sidoarjo harus tetap menjaga tren positif ini mengingat tren angka kemiskinan yang sangat dinamis dipengaruhi banyak faktor. Diantaranya pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, ekonomi dan infrastruktur dasar," katanya, kemarin. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menegaskan kemiskinan umumnya memiliki banyak ciri dan faktor penyebabnya komplek. Menurutnya faktor-faktor itu saling berkaitan dalam membentuk kondisi ketidakmampuan seorang individu atau satu rumah tangga untuk memenuhi standar kebutuhan dasar hidup secara layak. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemkab Sidoarjo hingga akhir Juli 2019, jumlah penduduk Sidoarjo mencapai 2.254.734 jiwa. "Jumlah penduduk yang cukup besar memiliki potensi sekaligus persoalan sosial yang cukup komplek dan sangat dinamis. Program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat miskin jadi salah satu langkah strategis untuk mensinergikan berbagai program penanggulangan kemiskinan. Ini harus dimulai dari sisi kebijakan perencanaan program kegiatan yang sudah ada," tandasnya. sg
Tag :

Berita Terbaru

Pembacokan Maut Gegerkan Simokerto, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Pembacokan Maut Gegerkan Simokerto, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Jumat, 24 Apr 2026 20:48 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Seorang pria berinisial Muhammad Jaiz (57) tewas akibat luka bacok di dada dan kepala dalam peristiwa pembunuhan di kawasan Simokerto, …

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 20:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa B…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…