Pasutri Kompak Edarkan Sabu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sepasang suami istri dan seorang cleaning service Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur ini kompak edarkan sabu. Aktifitas ketiganya sudah dilakukan sejak setahun belakangan dan baru terbongkar Selasa (27/8) lalu. Wartawan SurabayaPagi, Firman Rachmanudin Ketiga tersangka itu adalah Dimas (19) warga Surabaya, Desi (20) warga Blitar dan Rizal (19) warga Tuban. Ketiganya ditangkap di rumah kos jalan Asempayung Surabaya saat mengantarkan pesanan paket sabu seberat 7,8 gram. Kepala BNNK Surabaya, AKBP Kartono menyebut, penangkapan ketiganya dilakukan ketika pihaknya mendapat informasi awal jika mereka kerap melayani pembelian sabu dalam jumlah gram yang cukup besar. Berbekal informasi itu, petugas kemudian melakukan undercover buy untuk menjebak para pelaku. "Petugas kami melakukan penyamaran untuk memancing pelaku ini agar masuk dalam perangkap. Kami lakukan pemesanan yang harus dikirim ke sebuah rumah kos. Saat mengantar barang itu, petugas yang sudah siaga.langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan," beber Kartono, Senin (2/9). Saat digeledah, petugas menemukan lima belas poket sabu dengan berat total hampir 7,8 gram. Beberapa pipet kaca, plastik klip dan rmpat poket sabu dengan berat total 7,38 gram yang belum dipecah menjadi paket hemat siap edar. Ketiganya mengaku dan tak dapat mengelak, saat petugas menemukan barang bukti tersebut. Bahkan, ketiganya mengaku memiliki kamar kos di jalan Medokan Surabaya sebagai safe house mereka. Barang haram tersebut juga diakui merupakan kiriman dari dalam lapas Madiun. Sistem transaksinya melalui telepon dengan pengiriman secara ranjau. "Pelaku DM ini yang pesan, lalu DS ini yang melakukan pembayaran, dan RZ ini yang mengambil barang ranjauan," tambahnya. Sementara itu, Desi mengatakan jika dirinya terpaksa mengikuti perintah suami sirinya,Dimas. Ia yang tahu Dimas sebagai pengedar kini turut serta dalam pengelolaan bisnis haram tersebut. "Jualnya ya 200 ribu per poket mas. untungnya satu poket bisa 50 ribuan," akunya. Selain mengedarkan serbuk haram itu,ketiganya juga aktif sebagai pengkonsumsi. Hal itu dibuktikan urine ketiganya yang positif mengandung zat metaphetamine.
Tag :

Berita Terbaru

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…