Akhirnya Carrie Lam Cabut UU Ekstradisi, Keputusannya Bisa Bikin Puas Tidak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – Pencabutan UU Ekstradisi ternyata tidak membuat tensi darah demonstran turun. Pasalnya, demonstran menginginkan lebih dari pencabutan UU Ekstradisi dan siap bertarung melawan pemerintah. "Masyarakat Hong Kong tidak akan puas, ini sangat beralasan mengingat perjalanan tiga bulan darah yang dipenuhi keringat dan air mata," kata Alvin Yeung, seorang anggota parlemen oposisi. Melansir Bloomberg, setelah aksi unjuk rasa disertai kekerasan yang berlangsung selama tiga bulan, pimpinan Hong Kong mengeluarkan pernyataan penting pada Rabu (4/9) sore. Dalam siaran di televisi lokal, dia mengumumkan kepada publik bahwa dia akan memenuhi permintaan para pengunjuk rasa untuk mencabut proposal yang telah memicu aksi unjuk rasa terburuk sejak 1997. "Insiden yang terjadi dalam dua bulan terakhir telah mengejutkan dan membuat sedih warga Hong Kong. Kita semua sangat cemas tentang Hong Kong, rumah kita. Kita semua berharap untuk menemukan jalan keluar di masa-masa silit ini," kata Lam seperti yang dikutip Bloomberg. Tetapi, bahkan sebelum dia berbicara, para aktivis dan anggota parlemen pro-demokrasi sudah mengatakan konsesi Lam sudah terlambat. Mereka ingin empat tuntutan lainnya dipenuhi, yang paling penting adalah dorongan yang sudah lama untuk mencalonkan dan memilih pemimpin mereka sendiri, sebuah proposal yang secara eksplisit dikesampingkan oleh Beijing pekan ini. Sebagai informasi, Melansir South China Morning Post, enam hari setelah 1 juta orang turun ke jalan pada 9 Juni 2019 untuk menentang UU Ekstradisi, Pimpinan Hong Kong Carrie Lam Cheng Yuet-ngor melakukan suspensi pemberlakuan undang-undang tersebut. Namun, dia tetap tidak mau menariknya. Kemudian, pada 16 Juni, diprediksi sekitar 2 juta orang turun ke jalan lagi dengan tuntutan yang sama. Sejak saat itu, Hong Kong terus diguncang dengan aksi protes dan Lam terus melancarkan senjatanya. Dia bisa diibaratkan sebagai mantan perdana menteri Inggris Margaret Thatcher, yang tetap berdiri meski banyak tantangan menghadang.
Tag :

Berita Terbaru

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau progres pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, D…