PBOC Kembali Pangkas Rasio

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – Lemahnya perkonomian China membuat PBOC (People’s Bank of China) melangkahkan kakinya untuk memangkas rasio cadangan bagi sebagian besar lembaga keuangan. Pemangkasan raiso ini merupakan pemangkasan pertama dalam bulan depan. Kebijakan tersebut mulai berlaku dalam tiga bulan ke depan dan dapat mengeluarkan 900 miliar yuan atau setara US$ 126 miliar untuk pinjaman jangka panjang. Pada kuartal kedua tahun ini, pertumbuhan ekonomi China telah merosot ke level terendah dalam hampir tiga dekade terakhir. Selain itu, produksi sektor industri yang merupakan indikator penting bagi perekonomian negara juga alami pertumbuhan terburuknya dalam 17 tahun terakhir. Negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia ini juga tengah berjuang mempertahankan kedudukannya dengan dampak dari perang dagang dengan Amerika Serikat, serta tantangan domestik karena mencoba mengurangi ketergantungan pada utang untuk mendorong pertumbuhan. "Dengan mengeluarkan 900 miliar yuan, pemangkasan akan secara efektif meningkatkan sumber dana bagi lembaga keuangan untuk mendukung perekonomian. Ini juga akan mengurangi biaya dana bank sebesar 15 miliar yuan per tahun, yang kemudian menurunkan suku bunga pinjaman riil bagi debitur," kata bank sentral dalam sebuah pernyataan. Bank sentral mencoba untuk mencegah tekanan musiman yang biasanya bertepatan dengan musim pengajuan pajak sekitar pertengahan September. "Namun arah kebijakan moneter yang hati-hati tidak berubah," tambah PBOC. PBOC telah memotong rasio persyaratan cadangan tujuh kali sejak awal 2018,. Namun demikian, analis memperkirakan tekanan ekonomi yang meningkat akan mendorong bank sentral untuk kembali memangkas batas tersebut. "Mengingat bahwa tantangan ekonomi China dari permintaan eksternal yang lebih lemah dan pembangunan properti cenderung meningkat dalam beberapa bulan mendatang, kami ragu PBOC akan berhenti hanya pada satu pemotongan RRR," tulis Julian Evans-Pritchard, ekonom senior China untuk Capital Economics . Sebelumnya pada bulan lalu bank sentral juga meluncurkan reformasi yang telah lama ditunggu-tunggu tentang cara mengelola uang untuk mendukung pertumbuhan dan lapangan kerja. Tujuannya adalah untuk lebih memudahkan peminjam.
Tag :

Berita Terbaru

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI : Utusan Rusia, Mikhail Ulyanov, meminta Amerika Serikat (AS) meninggalkan pemerasan dan ultimatum saat bernegosiasi dengan Iran. Ia meminta AS…

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

  SURABAYAPAGI.COM : Fenomena pencemaran lingkungan di Indonesia tidak lagi hanya didominasi oleh limbah industri atau plastik sekali pakai, tetapi juga oleh …

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar seminar nasional bertema “Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata Menghapus Kekerasan Seksual Ber…

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Fungsi legislasi, anggaran (budgeting) dan pengawasan terus dilakukan oleh DPRD, dalam mengawal berbagai pembangunan di Lamongan,…

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penyelenggaraan pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-7 dengan progres yang baik dan terkendali. Berdasarkan l…

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dua tahun belakangan ini Pemkab Lamongan mulai gencar mewujudkan pembangunan infrastruktur. Namun kualitas infrastruktur sebanyak…