Amankan Aset, Sisahkan Dua Polsek yang Belum Bersertifikat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Polres Lamongan terus berupaya mengamankan aset negara, dengan mensertifikatkan lahan dan bangunan milik Polres di 27 Polsek se Kabupaten Lamongan. Bahkan karena intensifnya Polres dalam mengurusi sertifikat tersebut, saat ini sudah 25 Polsek yang sudah memiliki sertifikat, dan hanya meyisahkan dua Polsek yang masih dalam proses yakni Polsek Brondong dan Kembangbahu. "Polsek-Polsek hampir semua sudah bersertifikat, dari 27 Polsek hanya dua yang belum besertifikat, dan saat ini masih dalam proses dokumen dan kelengkapan lainnya," kata Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, Senin (30/9/2019) saat menerima sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), di ruang K3i Polres setempat. Disebutkan oleh Feby panggilan akrab Kapolres Lamongan, dua Polsek yang belum miliki sertifikat adalah Polsek Brondong dan Polsek Kembangbau. “Intinya barang milik negara atau aset negara harus dilindungi. Dan sertifikat merupakan bukti kepemilikan,” ungkap Feby yang juga menjelaskan sertifikat-sertifikat yang sudah jadi akan dikirim ke Polda Jatim. Sementara itu, Martono Ketua BPN Lamongan menyebutkan, pengurusan sertifikat terhadap aset-aset yang di miliki Polres Lamongan sesuai dengan petunjuk dari Menteri Keuangan dan MoU dengan Kapolri dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang BPN. "Pengurusan sertifikat ini selain untuk mengamankan aset milik negara, juga sebagai tertib administrasi, apalagi ini juga intruksi dan kerja sama MoU Polri bersama Kementerian ATR/BPN," jelasnya. Proses pengurusan sertifikat lahan Polsek jajaran Polres Lamongan ini kata Martono dilakukan secara bertahap. "Dan hari ini merupakan penyerahan sebanyak 8 lahan Polsek yang sudah balik nama yang kita berikan kepada Kapolres Lamongan,” terangnya. Lebih jauh kata Martono kepemilikan sertifikat ini penting, selain bisa menyelamatkan aset, juga kepemilikan sertifikat ini juga mempengaruhi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau WBK yang disandang Polres Lamongan.jir
Tag :

Berita Terbaru

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…