NPHD Pilkada Belum Ditandatangani Bupati, KPU Bilang Masih Ada Revisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski batas akhir Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pilkada 2020 harus sudah harus ditandatangani oleh bupati terakhir Selasa (1/10/2019), sesuai dengan perintah Kemendagri, namun tidak demikian bagi Lamongan. NPHD yang akan digunakan untuk membiayai proses demokrasi memilih pemimpin Lamongan 5 tahun kedepan ini, hingga Selasa malam belum ditandatangani oleh bupati H Fadeli. Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali saat dihubungi membenarkan kalau NPHD untuk Pilkada Lamongan belum ditandatangani, karena adanya beberapa revisi terkait mata anggaran. "Iya belum ditandatangani, jadi masih dalam proses revisi dan kami mengajukan pemberitahuan kronologi, berita acara & dokumen terkait perubahan tanggal NPHD ini," kata Mahrus. Atas mundurnya penandatanganan NPHD ini lanjut Mahrus, pihaknya tetap akan mengikuti peraturan yang ada, dan akan disampaikan ke KPU Provinsi dengan tembusan KPU RI. "Akan saya sampaikan kronologi belum ditandatangani NPHD karena memang ada revisi anggaran," terangnya. Saat disinggung kira-kira kapan NPHD ini ditandatangani oleh bupati, Mahrus Ali menyebutkan akan disampaikan secepatnya. "Besok (Rabu red) akan ada kabar pasca pertemuan hari ini jadi tolong sabar," pintanya. Meski penandatangan NPHD tertunda kata Mahrus, tidak akan berpengaruh dengan tahapan Pilkada Lamongan seperti yang sudah ditetapkan oleh KPU. Pasalnya, tahapan yang langsung terkait pencalonan masih 26 Oktober mendatang. “Tak berpengaruh sebab tahapan yang langsung terkait dengan pencalonan masih 26 Oktober. Yaitu penetapan jumlah dukungan perseorangan,”terangnya. Sebelumnya, estimasi anggaran yang diajukan oleh KPU Lamongan sebesar Rp 48 miliar, dan anggaran tersebut sudah melalui perhitungan dan kalkulasi berdasarkan pengalaman dan kebutuhan. Anggaran Rp 48 Miliar tersebut lanjut Mahrus Ali, sudah diajukan sebelumnya oleh komisioner KPU yg lama. "Rencana perkiraan anggaran sebesar Rp. 48 Miliar sudah diajukan oleh KPU Lamongan, sebelum adanya pergantian komisioner beberapa waktu yang lalu," terangnya. Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lamongan, telah mengajukan anggaran sebesar Rp18 miliar untuk pelaksanaan Pilkada Lamongan tersebut. Hingga saat ini Bawaslukab masih konsentrasi untuk proses TPAD. “Kemarin kami mengajukan anggaran di kisaran Rp 18-an miliar. Hanya saja kami belum mengerti hasilnya karena masih dalam pembahasan,” kata Miftahul Badar, Ketua Bawaslu Lamongan. Anggaran sebesar Rp 18 miliar tersebut terbanyak dialokasikan untuk honorarium jajaran Bawaslu seiring perubahan jumlah jajaran. Saat ini, lanjut Badar, pihaknya masih fokus untuk melakukan pembahasan anggaran tersebut. “Anggaran Rp 18 miliar ini proses pengusulan, masih nunggu persetujuannya,” terang Badar seraya menambahkan kalau anggaran yang diajukan berbeda antara KPU dan Bawaslukab. Lebih jauh, Badar berharap agar pembahasan mengenai besaran anggaran Pilkada Lamongan ini masih bisa sesuai jadwal, yaitu dalam minggu ini agar proses tahapan Pilkada di Lamongan tidak terganggu.“Berharapnya masih bisa sesuai jadwal yang ada, agar tahapan Pilkada bisa sesuai tahapan,” pungkasnya.jir
Tag :

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…