Pasca Bom Medan, Driver Ojol di Jombang Dilarang Masuk di Lingkup TNI-Polri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Peristiwa ledakan yang diduga bom bunuh diri di Polrestabes Medan yang terjadi pafa tadi pagi, membuat seluruh jajaran kepolisian meningkatkan keamanan, termasuk di Polres Jombang. Sesuai dengan standar operasional program (SOP) keamanan, untuk pengemudi ojek online (ojol) dilarang memasuki area Polres Jombang. Pengemudi Ojol, Suhartanto (37), warga Dusun Kemuning, Desa Tanggungan, Kecamatan Gudo, Jombang, mengatakan, bahwa dari grup komunitas ojol ada himbauan dari TNI-Polri disuruh mengikuti SOP yang ada. "Jadi di grup komunitas kami memang ada himbauan soal itu. Jadi kami menerapkan himbauan dari Kapolres Jombang," katanya, di sela-sela bekerja, Rabu (13/11/2019). Tanto menjelaskan, bahwa saat ini yang diperketat hanya TNI-Polri, sedang di instansi lain tidak. Setiap dapat order entah itu penumoang, food atau ekspres, driver ojol disuruh menunggu di luar. "Untuk dampak bagi driver ojol di Jombang pasti ada ya. Tapi sampai saat ini Alhamdulillah masih lancar. Ya semoga besok, lusa terus lancar dan tidak ada dampak dari peristiwa di Medan," jelas bapak satu anak ini. **foto** Tanto berharap, masyarakat dan pelanggan tidak perlu khawatir kepada driver ojol. Karena peristiwa bom di Medan tadi pagi belum tentu pelaku benar-benar sebagai driver ojol. "Kan kita juga belum tahu ya, apakah itu ojek online atau bukan. Kan masih diduga ya. Ya intinya, kami para driver ojek online bukan teroris," tukasnya. Sementara, senada dengan Tanto, driver ojol lainnya, Muhammad Arif (35), warga Mojongapit menegaskan, kalau untuk mengantar makanan maupun menjemput di Polres Jombang untuk saat ini tidak bisa masuk kedalam. "Hanya bisa menunggu di depan Polres Jombang saja. Kalau oknum yang melakukan itu beda dengan saya. Saya niatnya memang untuk bekerja," tegasnya. Menurut Arif, saat di depan Polres Jombang, dirinya menghubungi customer untuk keluar. "Nanti kita hubungi customer untuk mendatangi kami. Tapi di instansi lainnya masih tetap bisa kita antarkan sampai ke lokasi tujuan," pungkasnya. (suf)
Tag :

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…