Mayat Perempuan di Jombang Akhirnya Diketahui, Ini Identitasnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Mayat perempuan yang ditemukan di persawahan belakang pabrik PT Clasik Prima Carpet Industries (CPCI) di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, pada Rabu (27/11), identitasnya akhirnya terungkap. Dari informasi yang dihimpun, mayat tersebut bernama Kasiani (74), warga Dusun/Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Dari penjelasan Anak korban, Muhammad Suwandi (46), bahwa mayat yang ditemukan di persawahan tersebut adalah ibunya. Ia mengenali dari perlengkapan pakaian yang dipakai korban sehari-hari. "Ciri-ciri yang pasti, ibu biasanya pakai stagen yang diiikatkan di perut. Selain itu juga perhiasan anting dan gelang yang biasa dipakai orang tua saya," jelasnya, Jumat, (29/11/2019). Suwandi mengungkapkan, ibunya sempat menghilang selama empat hari. Pihak keluarga sudah mencari kemana-mana tetapi tak membuahkan hasil. Akhirnya ada penemuan mayat, kemudian keluarga memastikan. "Kondisi ibu setengah pikun, sering lupa jalan pulang. Lha ini sampai beberapa hari tak kunjung pulang, keluarga sempat bingung. Tiba-tiba ketemu sudah dalam keadaan tak bernyawa," ungkapnya. Untuk itu keluarga hanya bisa pasrah dan tak menuntut apa-apa. Semua sudah mengikhlaskan agar orang tuanya bisa tenang di alam kubur. **foto** Sementara Kapolsek Mojoagung, Kompol Paidi membenarkan, bahwa ada pihak keluarga yang mengaku kehilangan salah satu anggota keluarganya. "Mereka menunjukkan e-KTP korban serta menyebutkan kebiasaan yang dipakai korban sehari-hari. Sedang untuk penyebab kematian korban, kami belum berani memutuskan, sebab hasil visum belum keluar," pungkasnya. Setelah dilakukan pemeriksaan serta pembuktian secara autentik yang ada di E-KTP, selanjutnya jenazah diserahkan ke pihak keluarganya untuk disemayamkan. Seperti diberitakan sebelumnya, warga sempat digegerkan dengan penemuan sosok mayat perempuan setengah telanjang tanpa identitas di tengah persawahan belakang pabrik PT CPCI di Desa Betek, dengan kondisi sudah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…