Sejak ada Corona, Nyangkruk di Warkop Mulai Dibatasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Sejak adanya virus Corona di Indonesia, dan kini sudah menyebar di berbagai daerah, antisipasi terus dilakukan oleh pemerintah, salah satunya membatasi adanya perkumpulan bertemunya banyak orang. Keputusan membatasi perkumpulanpun cukup berdampak. Berbagai acara dan kegiatan akhirnya ditunda bahkan ditiadakan. Bahkan sejumlah warung kopi dan cafe yang menjamur di Lamongan terkena imbasnya. Warung kopi (Warkop) setiap saat terus dipantau oleh aparat Keamanan TNI Polri yang terus melakukan sosialisasi, agar masyarakat mengurangi ngopi dan berkumpul dengan koleganya. Bahkan sejumlah warkop dan cafe juga tidak lepas dari razia tim gabungan mencegah penyebaran virus corona. Seperti yang dilakukan oleh tim TNI Polri mulai dua hari ini. "Sebagai warga negara yang baik , harus memperhatikan apa yang sudah di sampaikan dan di putuskan menjadi kebijakan oleh pemerintah mengenai Covid-19. Mari kita bersama melawan Covid 19 dengan mengisolasi diri di rumah dan menjaga kesehatan," kata Dandim 0812 Lamonga Letkol Inf Sidik Wiyono, Selasa (24/3/2020). Disebutkan olehnya, pihaknya akan terus bergerak mengimbau masyarakat agar patuh dan mau melakukan Social Distancing, semuanya demi keselamatan bersama atas muwabahnya covid-19 ini. "Sayangi diri dan keluarga anda, karena virus Corona akan mengintai kita semua," ucap Dandim. Sementara itu, razia yang dilakukan petugas gabungan dalam upaya sosialisasi tersebut menyisir Beberapa cafe diantaranya cafe barata 73, Kafe kopi menang manis pahit L, cafe milinialkofi, Bringin coffee, cafe lik coffe pembatasan sosial ternyata memang tidak bisa berjalan dengan mulus. Padahal imbauan agar warga tidak lagi banyak beraktivitas di luar telah dilakukan oleh pemerintah agar korban akibat Virus Corona Covid-19 tidak semakin bertambah.jir
Tag :

Berita Terbaru

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai orientasi yang hanya berfokus pada…

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap…