Distribusikan Ribuan Face Shield ke RS se-Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Handy Wicaksono, dengan produk face shield nya yang dibuat home industri bareng istrinya di salah satu rumahnya di Surabaya. 
Foto: Sp/Byta Indrawati
Handy Wicaksono, dengan produk face shield nya yang dibuat home industri bareng istrinya di salah satu rumahnya di Surabaya. Foto: Sp/Byta Indrawati

i

Keperdulian Dosen Teknik untuk Pekerja Medis Melawan Covid-19

Pandemi Covid- 19 menimbulkan banyak kekhawatiran, salah satunya bagi Handy Wicaksono, S.T., M.T., Ph.D., yang berusaha melepaskan diri dari kekhawatiran berlebih. Hati dosen Teknik Elektro Universitas Kristen Petra (UK Petra) ini tergerak untuk membantu tenaga medis di garis depan, dengan membuat gerakan Get Well Soon Project. Berikut laporan wartawan Surabaya Pagi Byta Indrawati.

 

 Get Well Soon Project atau GWS Project merupakan usaha sederhana dari sekelompok orang biasa yang ingin berkontribusi saat Indonesia tengah menghadapi masalah besar yaitu pandemi Corona, ujar Handy Wicaksono, S.T., M.T., Ph.D.

Saat ini GWS Project memilih untuk membuat face shield Do It Yourself (DIY), mengingat fungsi face shield yang vital untuk melindungi tenaga medis. Selain itu face shield juga mudah dibuat oleh siapa saja. Handy berharap face Shield dari GWS Project dapat menjadi alternatif di saat darurat dan face shield standar tidak tersedia.

Handy mengaku terinspirasi saat melihat postingan temannya di Malang yang juga membuat face shield sederhana untuk tenaga medis, lengkap dengan langkah  langkah pembuatannya. Kemudian Handy bersama istri langsung membeli bahan dan mencoba membuat face shield. Berawal dari hanya dua orang, saat ini ada sekitar 19 orang dari berbagai latar belakang profesi, agama, maupun usia yang berbeda.

Relawan GWS Project tersebar di berbagai wilayah, seperti Surabaya, Sidoarjo, Madiun, sampai Tangerang. Semua disatukan oleh tujuan untuk membantu tenaga medis, berkontribusi untuk bangsa Indonesia, ungkap Handy.

 

Hingga tanggal 8 Mei 2020, GWS project telah membuat 2.641 face shields yang didistribusikan kepada 71 fasilitas kesehatan, meliputi rumah sakit, puskesmas, dan klinik di 22 kabupaten/kota di Jawa Timur, Jawa Tengah dan NTT .

Kapasitas produksi yang tidak besar, GWS Project memutuskan untuk memfokuskan donasi face shields bagi fasilitas kesehatan di kota  kota kecil.

“Tenaga kesehatan yang memerlukan, biasanya mengontak kami melalui jalur pertemanan, namun ada juga yang memanfaatkan info dari brosur dan media sosial kami. Jika ada permintaan, kami juga memprioritaskan rumah sakit rujukan yang tentunya menangani banyak pasien Corona" urai Handy.

Ia berharap bila GWS project dapat mengubah kondisi saat ini dengan hadirnya gerakan sosial bersama masyarakat.

"Saat ini banyak orang menghabiskan energi untuk berdebat, menyalahkan pemerintah, menyesali keadaan, bahkan menyebarkan berita hoax. Saya berharap GWS project dapat mengubah kondisi tersebut, dengan hadir sebagai gerakan sosial bersama yang memberikan harapan dan optimisme bagi masyarakat. Melalui GWS project, saya melihat bahwa pandemi ini dapat memunculkan kebaikan demi kebaikan. Semoga saat pandemi ini berakhir, kita dapat berubah menjadi manusia yang lebih baik dan penuh kasih, bukan sebaliknya" pungkasnya. byt

Tag :

Berita Terbaru

Pra Rekonstruksi Kasus Mutilasi Madiun, Polisi Ungkap Cara Tersangka Habisi Dua Korban Hingga Upaya Hilangkan Jejak

Pra Rekonstruksi Kasus Mutilasi Madiun, Polisi Ungkap Cara Tersangka Habisi Dua Korban Hingga Upaya Hilangkan Jejak

Selasa, 27 Okt 2026 22:58 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 22:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur lakukan pendalaman cara tersangka menghabisi Dini Har…

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…