Studi Ungkap Hydroxychloroquine Tak Sembuhkan Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hydrochloroquin disebut tidak memberikan manfaat bagi pasien Corona. SP/ABC Australia
Hydrochloroquin disebut tidak memberikan manfaat bagi pasien Corona. SP/ABC Australia

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Hydroxychloroquine sempat disebut-sebut bisa mengobati pasien virus Corona, bahkan yang kondisinya parah. Namun studi terbaru menunjukkan bahwa hydroxychloroquine tidak berpengaruh pada pengobatan COVID-19.

Dikutip dari CNN, studi ini telah diterbitkan dalam Journal of American Medical Association. Bahkan sebelum studi itu diterbitkan , Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) dan National Institutes of Health (NIH) telah mengeluarkan peringatan tentang penggunaan hydroxychloroquine untuk pasien virus Corona.

"Yang paling penting bagi saya dari penelitian ini adalah hasilnya sangat konsisten dengan pedoman FDA dan NIH yang dikeluarkan pada April kemarin," kata salah seorang peneliti, David Holtgrave.

"Ketika memutuskan untuk melakukan intervensi tentang kesehatan masyarakat dan perawatan untuk COVID-19 atau penyakit lain, sangat penting untuk melihat data dan memahami tentang ilmu pengetahuannya, serta memastikan keputusan yang dibuat haruslah berbasis data setinggi mungkin," tuturnya.

Dalam studi tersebut, para peneliti di University at Albany mengamati sebanyak 1.438 pasien virus Corona yang dirawat di 25 rumah sakit di New York. Setelah diteliti, tak ada perubahan pada tingkat kematian antara pasien yang diberikan hydroxychloroquine dan tidak. (dc/cnn/cr-02/dsy)

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…