Hilangkan Stres dan Semangat, Bisa Sembuhkan Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tiga pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh saat menyampaikan testimoninya dalam acara di Pendopo Lokatantra Lamongan.

FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN
Tiga pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh saat menyampaikan testimoninya dalam acara di Pendopo Lokatantra Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Meski saat ini belum ada vaksin yang bisa sembuhkan penyakit covid-19, tapi setidaknya sudah banyak pasien yang sembuh. Seperti yang terjadi di Lamongan. Pasien sembuh salah satu modalnya adalah tidak boleh stres dan harus semangat.

Begitulah ungkapan yang disampaikan oleh pasien yang dinyatakan sudah sembuh dari covid-19, saat testimoni dalam Acara Penyemayaman Lambang Daerah dan Pasamuan Agung Hari Jadi Lamongan Ke-451 di Pendopo Lokatantra, Selasa (26/5). 

Kastahid asal Desa Blimbing Kecamatan Paciran yang berprofesi sebagai Nelayan mengungkapkan rasa syukurnya karena telah berhasil sembuh dari penyakit COVID-19. “Saya sekarang sehat, ternyata virus ini bisa sembuh berkat motivasi dari Pemda dari Pak Bupati. Saya di isolasi selama 24 hari. Tapi saya tetap semangat, berjuang dan tidak stres,” ungkapnya.

Bersama Kastahid, dua orang lainnya yakni Wahid asal Desa Deket, Kecamatan Lamongan dan Rebo asal Desa Turi pekerja swasta di Surabaya yang tiap harinya Pulang Pergi juga telah berhasil sembuh, dan telah mendapatkan surat keterangan sehat, yang diserahkan langsung oleh Bupati Fadeli.

Sementara itu Bupati Fadeli menyampaikan saat ini Lamongan tengah menunggu untuk mendapatkan izin dari pemerintah pusat untuk melakukan tes swab sendiri. “saat ini kita tengah menunggu untuk mendapatkan izin dari pemerintah pusat untuk melakukan tes swab sendiri. Sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama. S

Selain itu  juga Lamongan telah telah merampungkan pembangunan Rumah Sakit Khusus Isolasi COVID-19, Insyaallah akan segera selesai dan dapat dimanfaatkan sebaik Hingga kini jumlah pasien konfirmasi positif di Lamongan mencapai 87 kasus, 14 diantaranya meninggal dunia dan 21 berhasil sembuh.

Kendati demikian para tenaga medis terus berupaya semaksimal mungkin dalam menangani pasien Covid-19 agar pasien Covid-19 bisa sembuh dan pulih seperti sedia kala. “Dulu kita masih asing dengan penyakit ini, namun sekarang pasien semakin meningkat.

Dalam kurun waktu 3-4 bulan saja tenaga medis telah bergelut dengan pasien ODP, PDP maupun Covid-19. Bagi pasien tetaplah semangat menjalankan isolasi baik yang di rumah sakit maupun mandiri di rumah, tetaplah bersabar dan terus semangat, kami para tenaga medis akan berusaha semaksimal mungkin. Agar pasien Covid-19 banyak yang sembuh,” ujar dokter spesialis paru Anik Purnawati. Bersama dengan rekan sejawatnya, Dr. Lilis Asfaroh,Sp.P, Aji Suyono,S.Kep.Ns dan Suyono,S.Kep.Ns dia menyampaikan harapannya kepada masyarakat khususnya warga Lamongan, sebisa mungkin agar tetap di rumah, jika memang harus keluar rumah untuk bekerja tetaplah mematuhi protokol kesehatan.

“Saya berharap kepada masyarakat khususnya warga Lamongan, sebisa mungkin agar tetap di rumah, jika memang harus keluar rumah untuk bekerja tetaplah mematuhi protokol kesehatan yakni menjaga jarak, memakai masker, cuci tangan dengan sabun serta menjaga lingkungan tetap bersih. Jangan sampai kita bertemu di ruang isolasi. Sebetulnya andalah garda terdepan, yang berada di garis pertama, bukan kami para tenaga kesehatan. Kami itu berada di barisan belakang ketika kalian tertular dan berada di rumah sakit,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Fadeli menyerahkan lima unit mobil kesehatan untuk lima desa. Sebelumnya telah diserahkan 80 unit pada tahap pertama dan 20 unit tahap kedua di tahun 2020. Selain mobil kesehatan juga diserahkan bantuan berupa sembako dan disinfektan kepada delapan Desa Tanggap Covid-19 di Kabupaten Lamongan.jir

Tag :

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…