Carut Marut Data BLT, Karena Banyak Data Kependudukan Bermasalah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana RDP Komisi A dengan PPDI dan Instansi terkait di ruang Komisi DPRD Jombang. (SP/M. Yusuf)
Suasana RDP Komisi A dengan PPDI dan Instansi terkait di ruang Komisi DPRD Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Soal carut marutnya pendataan bantuan langsung tunai (BLT) yang dikeluhkan oleh Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Jombang, lantaran banyak data yang bermasalah. Namun, perbaikan data terus dilakukan.

Kepala Dispendukcapil, Masduqi Zakaria mengungkapkan, bahwa dari awal mereka telah menemukan banyaknya data bermasalah. Dengan momen ini, dapat dijadikan pijakan bagi warga untuk melakukan pembenahan.

“Dapat kami sampaikan, bahwa data yang bermasalah merupakan warga kurang mampu. Dengan adanya bantuan ini, dapat dijadikan momen oleh mereka untuk melakukan pembetulan data,” ungkapnya, Jumat (10/7/2020).

Menurut penjelasan Masduqi, dari sekian banyak persoalan data tadi, rata-rata mereka enggan untuk segera melakukan pembenahan karena merasa identitas kependudukan mereka jarang digunakan.

"Tak sedikit pula ada yang telah pindah namun masih memegang KTP Jombang. Inilah yang sangat menjadi kendala selama ini. Karena merasa jarang digunakan, maka enggan melakukan pembenahan. Sekali lagi, kesempatan ini dapat mereka gunakan untuk melakukan hal itu,” tukasnya.

Sementara, Kepala Dinsos Jombang, M. Saleh menegaskan, agar semua pihak mulai dari pemerintah pusat hingga desa terus berkordinasi. Khususnya berkaitan dengan penyempurnaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Agar semua bentuk bantuan sesuai dengan ketentuan awal. Salah satu poin yang ingin dibenahi, terkait adanya satu nama yang menerima dobel bantuan. Khusus kejadian ini, kami mengimbau agar yang bersangkutan memilih salah satu," tegasnya.

Apabila pilihan telah dibuat, lanjut Saleh, penerima diminta untuk mengembalikan bantuan yang bukan menjadi pilihannya.

"Kami terus mendorong yang menerima dobel bantuan untuk memilih salah satu. Dan otomatis mereka juga diminta mengembalikan bantuan yang tidak dipilih,” pungkasnya. (suf)

Berita Terbaru

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan daya saing produk fesyen Indonesia melalui integrasi i…

Danantara Jadikan Koperasi Merah Putih Pusat Distribusi Barang Subsidi

Danantara Jadikan Koperasi Merah Putih Pusat Distribusi Barang Subsidi

Rabu, 28 Okt 2026 01:54 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus mempererat sinergi antar-BUMN untuk menyokong program Koperasi D…