Disebut Cluster Baru Covid-19, Gudang Garam Tuban Buka Suara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penerapan protokoler kesehatan Covid-19 di  Gudang Garam Tuban.
Penerapan protokoler kesehatan Covid-19 di Gudang Garam Tuban.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban-Menyikapi adanya penyebutan Gudang Garam Tuban sebagai Cluster baru penyebaran Covid-19 oleh Gugus Tugas Kabupaten Tuban. PT Merdeka Nusantara selaku Mitra Produksi Gudang Garam Tuban, buka suara.

Melalui keterangan pers yang diterima surabayapagi.com dari Kasie PGA, Moch. Adib Musyafa, perusahaan menegaskan jika penyebutan tersebut adalah tidak benar. dengan disertai pemberian klarifikasi secara rinci.

Diterangkan, jika mulai 20 Mei 2020 menjelang lebaran, para karyawan sudah diliburkan oleh perusahaan selama 14 hari sampai tanggal 3 Juni. Akan tetapi, karena situasi Pandemi belum memungkinkan, perusahaan akhirnya menambah libur panjang karyawan menjadi hingga tanggal 14 Juni atau selama 24 hari. "Perusahaan memberikan karyawan libur panjang sampai 24 hari karena lebaran dan pandemi," terang Adib.

Sebelum aktifitas produksi di aktifkan dan karyawan kembali bekerja, muncul edaran Menkes yang memuat kewajiban bagi perusahaan untuk melakukan tes Rapid usai libur panjang. 

Menindaklanjuti itu, PT. Merdeka Nusantara lalu menyelenggarakan Rapid tes mandiri oleh Tim Wadah Sehat milik perusahaan ditanggal 12-13 Juni atau sebelum tanggal mulainya masuk kerja pada 15 Juni 2020, yang kemudian di ikuti oleh sebanyak 1634 karyawan.

Hasilnya, didapati 35 Orang karyawan reaktif, dengan 33 orang dari berasal Tuban dan 2 orang berasal dari Lamongan. Diketahui hasil Tes Rapidnya Reaktif, 35 karyawan tersebut lalu diarahkan perusahaan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah masing- masing hingga hari ini. Oleh sebab itu, perusahaan memastikan jika kesemuanya tidak pernah kontak dengan teman karyawan yang lain sejak hari pertama libur kerja sampai saat ini.

"Jadi 35 karyawan yang reaktif tidak pernah kontak dengan karyawan lain karena belum pernah masuk kerja. Selain libur sejak sebelum lebaran juga karena mereka masih isolasi mandiri hingga hari ini," imbuhnya.

Setelah melakukan Rapid Tes itu, perusahaan kemudian menyerahkan hasilnya kepada Tim Gugus Tugas Kabupaten Tuban untuk di tindaklanjuti dengan Tes SWAB sesuai dengan alur penanganan Covid-19. Dimana, SWAB Tes tersebut kemudian dilakukan sebanyak tiga gelombang.

Dengan gelombang pertama pada tanggal 22-23 Juni 2020 dengan peserta sejumlah 13 orang. SWAB tes gelombang kedua dilakukan pada tanggal 25-26 Juni 2020 dengan peserta sejumlah 18 orang dan Gelombang ketiga SWAB Tes dilakukan pada tanggal 31 Juni- 01 Juli 2020 dengan peserta 2 orang.

Sedangkan untuk 2 orang yang dari Kabupaten Lamongan, tes swab dilakukan mandiri oleh perusahaan dengan pelaksana Tim Wadah Sehat pada tanggal 4 Juli 2020.

"Hasil Rapid Tes Reaktif, kita serahkan ke Gugus Tugas Pemkab Tuban untuk ditindal lanjuti dengan SWAB Tes," imbuhnya

Demi berjaga- jaga, pada tanggal 2-3 Juli 2020, PT. Merdeka Nusantara melakukan rapid tes mandiri kedua pada 1709 karyawa, yang didapatkan hasil semua peserta dinyatakan Non-Reaktif.

Saat yang ditunggu perushaan akhirnya tiba, berapa hari setelah dilakukan SWAB Tes, hasilnya, dari 35 orang yang sebelumnya dinyatakan Reaktif Rapid Tes, 32 diantaranya dinyatakan negatif dan 3 orang lainya dinyatakan positif Covid-19. Karena hasilnya positif confirm Covid-19, 3 karyawan tersebut selanjutnya tetap melakukan isolasi mandiri dan belum diperkenankan beraktifitas diluar ruang isolasi sesuai dengan protokoler Covid-19.

"Alur faktanya memang demikian, itu sebabnya penyebutan Gudang Garam Tuban sebagai Cluster baru penyebaran Covid-19 adalah tidak benar," tandasnya. Her

Tag :

Berita Terbaru

Bawa Aspirasi Desa ke Pemerintah, AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Strategis

Bawa Aspirasi Desa ke Pemerintah, AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Strategis

Kamis, 01 Okt 2026 21:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar pada 9–10 September 2026 di Jak…

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

SurabayaPagi, Magetan – Kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan dan pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui komitmen u…

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo melurug Kantor Kejaksaan Negeri …

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi.com, Jakarta : Bahlil Lahadalia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi…

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…