Pemkab Magetan Gencarkan Pengadaan ‘Rubuha’ untuk Tekan Hama Tikus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu lokasi keberadaan rumah burung hantu di area persawahan Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan. SP/ MGT
Salah satu lokasi keberadaan rumah burung hantu di area persawahan Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menekan maraknya hama tikus yang menyerang tanaman padi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) setempat mulai menggencarkan pengadaan rumah burung hantu (rubuha) untuk kelompok tani, menggunakan burung hantu sebagai musuh alami atau predator dari hama tikus. 

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas TPHPKP Kabupaten Magetan Romadhon menjelaskan jika satu ekor burung hantu, biasanya diperkirakan bisa memakan 5-10 tikus per malam sesuai kebutuhan. Dan saat ini ratusan unit rubuha tersebut telah telah didistribusikan ke wilayah sentra penanaman padi di Magetan yang sekaligus merupakan daerah endemi hama tikus, di antaranya Kecamatan Kartoharjo, Barat, Karangrejo, Karas, Takeran, Nguntoronadi, dan Kawedanan.

"Pengadaan rumah burung hantu itu dilakukan secara bertahap tiap tahun. Sejak tahun 2015 hingga 2025, Dinas Tanaman Pangan Magetan telah melakukan pengadaan hingga 941 rubuha. Untuk induk burung hantu bisa makan lebih banyak lagi tikus, karena untuk kebutuhan anak-anaknya yang belum bisa mencari mangsa sendiri," jelasnya, Minggu (14/06/2026).

Selain bantuan dari dinas, kelompok tani di Magetan juga melakukan pengadaan rubuha secara swadaya karena dinilai burung hantu cukup efektif dalam upaya pengendalian hama tikus. Dan hingga saat ini total telah ada sekitar 1.500 unit rubuha yang tersebar di area persawahan Magetan, baik dari pengadaan dinas maupun swadaya petani.

Selain pengadaan rumah burung hantu, dalam membasmi hama tikus, dinas juga memberikan bantuan alat emposan dan belerang untuk kelompok tani yang melakukan gerakan pengendalian massal berupa emposan dan gropyokan yang diharapkan serangan hama tikus di Kabupaten Magetan dapat terkendali sehingga target produksi padi Magetan tahun 2026 diproyeksikan bisa melebihi dari tahun 2025.

Diketahui berdasarkan data dinas setempat mencatat, produksi padi Magetan tahun 2025 mencapai sekitar 308.221 ton gabah kering giling (GKG) dengan luas lahan panen tanaman mencapai 50.411 hektare atau rata-rata 6,1 ton per hektare. mg-01/dsy

Berita Terbaru

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JEMBER – Laskar Sholawat Nusantara (LSN) menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan syiar melalui jalur pemerintahan. Seiring dengan itu, …

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI. COM, Lumajang- Kualitas Makanan Jadi Prioritas Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG, Kualitas Makanan Jadi Prioritas Bupati Lumajang, …

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Ancaman pencurian ternak sapi dan sepeda motor menjadi perhatian Polsek Rowokangkung.  Untuk mencegah tindak kriminalitas tersebut, …

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …