Polres Lamongan Simulasikan Halau Demo Saat Pilkada

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Dalmas Polres Lamongan mensimulasikan cara menghalau demo dalam suasana Pilkada.

FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN
Anggota Dalmas Polres Lamongan mensimulasikan cara menghalau demo dalam suasana Pilkada. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Polres Lamongan sudah mulai mempersiapkan diri menyambut perhelatan akbar Pemilihan Kepala Daerah, salah satunya dengan menggelar apel latihan oleh Satuan Dalmas di Mapolres setempat, Selasa (21/7/2020).

Apel yang dimaksudkan untuk mengukur kesiapan ini, dilakukan oleh Polres Lamongan mulai awal, setelah tahapan pilkada resmi dihentikan karena adanya pandemi covid-19.

Kapolres AKBP Harun dalam amanatnya mengatakan, apel ini merupakan kesiap siagaan jajaran Polres khususnya Satuan dari Dalmas inti, untuk mengetahui kerangka dan Dalmas rayon.

Kegiatan ini juga kata Harun, untuk mengingatkan kembali dan langkah-langkah Polres dan protap dalam menghadapi massa demo terkait proses penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati.

Ia juga menyampaikan kepada jajaran Polres agar kegiatan ini dimanfaatkan dengan benar, untuk meningkatkan ketrampilan dan kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas. "Dalam pelaksanaan tugas kedepankan tindakan yang humanis dan hindari tindakan-tindakan yg dapat merugikan kita dan juga massa," harapnya.

Ia juga meminta kepada jajarannya dalam menjelang pilkada ini, agar tidak terpancing oleh oknum-oknum yg tidak bertanggung jawab." Saya minta jangan mudah terprovokasi atas olah dan kejadian apapun saat terjadi dalam proses pilkada," terangnya.

Karena menurutnya, pilkada di Lamongan mungkin berbeda dengan Kabupaten yang lain, karena di Lamongan merupakan calon-calonya baru sehingga eskalasi sedikit memanas.

"Eskalasi Pilkada di Lamongan dimungkinkan memanas, karena calonnya semua baru, karena itu sebagai aparat keamanan kita harus bisa menjada pesta demokrasi ini dengan baik dan kondusif," pungkasnya.jir

Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…