Dewan Kecam dan Minta Penarikan Honor Jaga Posko Dikembalikan ke Penerima

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sebanyak 22 Penjaga yang honornya ditarik kembali, setiap harinya secara bergantian berjaga di Posko Covid-19 TRC BPBD di halaman Guest House Pendopo Lokatantra Lamongan ini.

FOTO:SP/MUHAJIRIN
Sebanyak 22 Penjaga yang honornya ditarik kembali, setiap harinya secara bergantian berjaga di Posko Covid-19 TRC BPBD di halaman Guest House Pendopo Lokatantra Lamongan ini. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Kasus dugaan penyelewengan dana covid-19 untuk pos anggaran honor penjaga Posko Covid-19 Tim Rekasi Cepat (TRC), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, yang ditarik kembali terus menggelinding.

Komentar negatif atas peristiwa itu terus berdatangan dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari wakil rakyat yang ada di dewan. Para wakil rakyat yang berfungsi sebagai Legislasi, anggaran, dan pengawasan jalannya pemerintahan ini, mengaku cukup prihatin adanya penarikan honor penjaga Posko Covid-19, yang sudah ditransfer ke rekening penerima tapi ditarik kembali.

Hal itu disampaikan oleh Abdus Shomad ketua Komisi D DPRD Lamongan. Pria juga politisi PDIP ini mengaku cukup prihatin dan menyesalkan adanya dugaan penarikan uang honor jaga Posko ini.

"Kami di dewan sangat menyayangkan dan naif sekali, ketika anggaran untuk covid sudah terealisasi harus dikembalikan. Hal ini menunjukkan bahwa kalo perencanaan dan pengalokasian dana covid-19 di Kabupaten Lamongan belum matang," ujarnya Kamis (23/7/2020).

Karena belum matang itulah kata Shomad panggilan akrab ketua Komisi D ini, sehingga terjadi penarikan kembali dana yang sudah di transfer ke pihak yang berhak. Peristiwa itulah, sehingga timbul tanda tanya apa di sektor lain juga mengalami hal yang sama.

Seperti pengelolaan uang covid-19 di RSUD Dr Soegiri, Dinkes atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Sehingga tidak berlebihan dewan akhirnya bertanyak, bagaimana team dokter perawat sampai team yang merawat jenazah apa sudah dapat reward atau insentif yang layak.

"Bisa-bisa team dokter perawat sampai team yang merawat jenazah tidak dapat insentif, kalau kejadian di BPBD itu bisa dipraktekkan di OPD-OPD lainnya," ungkapnya.

Karena itu, Shomad tetap mendesak dan meminta kepada OPD yang bersangkutan untuk memberikan kembali uang yang sudah ditarik itu, karena uang itu sudah menjadi hak dari para penjaga Posko Covid di Pendopo Lokatantra itu.

Tapi anehnya pasca ada pemberitaan, Kamis (23/7/2020) ada pemandangan yang janggal yang dialami oleh para penjaga posko, yakni diminta untuk membuat surat peryataan kalau uang itu ditarik untuk mengembalikan uang THR. "Iya mas saya diminta untuk menandatangi surat peryataan," ujar salah satu sumber kepada surabayapagi.com.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Mugito saat dikonfirmasi terkait itu tidak membantahnya."La ya memang sudah terima dan diberikan sebelum hari raya sebelum dana reslisasi itu," singkatnya.

Sebelumnya, ada sebanyak 22 tenaga penjaga Posko Covid-19 di Pendopo Lokatantra ditarik kembali oleh pimpinan BPBD dengan alasan untuk dibagikan secara rata terhadap pegawai yang tidak kebagian.

Namun faktanya sampai dua bulan penarikan uang itu tidak kunjung diberikan kepada yang berhak, malah uang itu diklaim sebagai uang pengganti THR sebelum hari raya beberapa bulan lalu. Honor yang ditarik itu yakni honor bulan Mei Rp 1,3 juta yang diterima pada awal bulan Juni, dan honor bulan Juni Rp 1,7 juta yang diterimakan pada awal Juli 2020.jir

Tag :

Berita Terbaru

Makin Tertib dan Efisien, Wali Kota Surabaya Apresiasi Kualitas Layanan CJH di Asrama Haji

Makin Tertib dan Efisien, Wali Kota Surabaya Apresiasi Kualitas Layanan CJH di Asrama Haji

Senin, 04 Mei 2026 14:37 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki Musim Haji 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menilai pelayanan penerimaan dan pemberangkatan jamaah calon haji (JCH)…

Pecahkan Rekor Nasional, Kemen PKP Catat Penyaluran KUR Perumahan di Surabaya Capai Rp305 Miliar

Pecahkan Rekor Nasional, Kemen PKP Catat Penyaluran KUR Perumahan di Surabaya Capai Rp305 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 14:15 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) memberikan apresiasi terkait perolehan Kredit Usaha Rakyat (KUR)…

5 Pasar Tradisional Surabaya Terus Dikebut, Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026

5 Pasar Tradisional Surabaya Terus Dikebut, Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026

Senin, 04 Mei 2026 13:38 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga pertengahan Mei 2026, sedikitnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah rampung menargetkan lima pasar dibenahi, yakni…

Sukses Breeding, Saat Ini Koleksi Komodo di KBS Surabaya Tembus Lebih dari 50 Ekor

Sukses Breeding, Saat Ini Koleksi Komodo di KBS Surabaya Tembus Lebih dari 50 Ekor

Senin, 04 Mei 2026 13:29 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turut mengapresiasi keberhasilan pengembangbiakan komodo di Kebun Binatang Surabaya (KBS)…

Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

Senin, 04 Mei 2026 13:06 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini terjadi lonjakan terhadap komoditas harga aspal yang dikeluhkan hingga membuat sejumlah perbaikan jalan di Kota Madiun…

Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

Senin, 04 Mei 2026 12:57 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui edukasi kesehatan pangan melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun…