Ingin Putus, Janda Diancam Dibunuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RA, janda asal Jember yang mengaku diancam akan dibunuh oleh selingkuhannya jika memutus hubungan saat dikonfirmasi awak media. SP/Lim
RA, janda asal Jember yang mengaku diancam akan dibunuh oleh selingkuhannya jika memutus hubungan saat dikonfirmasi awak media. SP/Lim

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang -  Menjalin hubungan dengan seorang pria yang masih beristri Nampaknya menjadi petaka bagi RA. Janda beranak satu asal desa Solokdoro Kabupaten Jember.

Bagaimana tidak, RA yang ingin memutus hubungan dengan HR harus berpikir ribuan kali. Pasalnya, HR yang merupakan warga desa Jambiarum Kabupaten Jember itu mengancam RA akan dibunuh jika memutus hubungannya.

Dalam hubungannya, RA dan HR diduga beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri. Bahkan keduanya tepergok tengah berada di sebuah hotel ternama di Jember Selatan pada Rabu (22/7) lalu.

Keduanya datang secara terpisah dengan menggunakan motor masing-masing. Diduga kedatangan mereka ke hotel tersebut henda memadu kasih.

Saat dikonfirmasi, RA menjelaskan secara blak-blakan. Ia membenarkan perihal ancaman pembunuhan tersebut.

“Ya mas, saya akui perbuatan ini karena saya tidak bisa berbuat apa apa karena jika saya menolak maka saya diancam mau dibunuh. Sebetulnya saya gak mau hubungan lagi dengannya karena saya ingin membangun keluarga lagi nemun saya takut karena ancamannya,” tutur RA kepada awak media.

Sementara itu, HR membenarkan terkait keberadaannya Bersama RA di salah satu hotel ternama di Jember. Hal tersebut dibenarkan saat HR dihubungi melalui sambungan telepon.

“Ia saya mengakui saat itu memang Bersama RA masuk hotel pada hari itu,” pungkasnya.

Dalam percakapan HR seakan-akan menutup nutupi dan membenarkan tindakannya. Namun sebelum dikonfirmasi lebih lanjut, HR keburu memutus sambungan teleponnya. Tim

 

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…