Kades Diminta Shodaqoh ke Baznas, Kades Lawan SE Bupati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surat tindaklanjut SE Bupati dan Surat dari Kadis PMD, dari salah satu Camat di Lamongan ini beredar luas. SP/IST
Surat tindaklanjut SE Bupati dan Surat dari Kadis PMD, dari salah satu Camat di Lamongan ini beredar luas. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Belum soal dugaan penyelewengan dana covid-19, honor penjaga posko ditarik kembali belum kelar, kini beredar Surat Edaran (SE) Bupati Lamongan yang meminta Kades dan Perangkat Desa, membayar shodaqoh ke Badan Zakat Nasional (Baznas) Cabang Lamongan bergejolak.

Himbauan yang dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Bupati Nomor:SE/224/413.202/2020 tentang Pembayaran Zakat, Infaq, dan Shodaqoh bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kabupaten Lamongan ini, kini menjadi polemik dan terkesan dipaksakan dan ada dugaan sangat politis, di tengah Pandemi yang berdampak pada pendapatan masyarakat yang berkurang.

Informasi yang didapat surabayapagi.com ini menyebutkan, kalau SE Bupati yang ditindaklanjuti oleh Surat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nomor: 140/476/413.108/2020 tentang besaran dana yang harus disetor ke Baznas.

Besaran dana tersebut lanjutnya meliputi, Kepala Desa/Lurah diminta bayar setiap bulanya Rp 50 ribu, sedangkan untuk perangkat desa sebesar Rp 20 ribu, yang pembayarannya dilakukan secara kolektif, melalui kaur Keuangan yang ditunjuk oleh Kades, dan uang itu selanjutnya ditransfer melalui rekening 10110030197 pada Bank Daerah.

"Dana tersebut harus ditransfer dimulai bulan Maret 2020 hingga waktu yang tidak dibatasi," kata salah satu Kades di wilayah Kecamatan Kalitengah Lamongan.

Kades dan perangkat desa di seluruh Lamongan lanjutnya, rata-rata melawan dengan keluarnya SE bupati tersebut. Karena SE disebutkan kecenderungan itu manfaatnya lebih dominan kepada kepentingan interest.

"Teman-teman di Kades ini menyebutkan dana shodaqoh ini ada kaitannya dengan kepentingan politik dan kepentingan interest, karena ketua Baznas saat ini tengah mencalonkan menjadi calon wakil bupati, jangan-jangan uang ini dipakai untuk modal politik," akunya.

Indikasi itu sangat kuat kata sumber Kepala Desa yang minta namanya tidak dipublikasikan, surat tersebut diluncurkan di tengah proses demokrasi untuk mencari pemimpin kepala daerah, dan surat yang demikian ini tidak pernah ada sebelum-sebelumnya.

"Sejak saya menjadi kepala desa surat yang demikian ini tidak pernah ada sebelumnya, tapi sekarang kok muncul surat ini, ada apa, masyarakat sekarang sudah cerdas kok, arah kemana uang itu nanti," kata salah satu Kades di wilayah Kecamatan Kalitengah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Khusnul Yaqin saat dihubungi tidak membantah adanya SE untuk pembayaran shodaqoh itu, namun dalam SE tersebut tidak ada kewajiban untuk membayarnya. "Ini kan SE atau himbauan, jadi murni shodaqoh ini sifatnya tidak memaksa, tidak bayar juga tidak apa-apa," terangnya.

Khusnul juga membantah kalau himbauan ini ada indikasi politik, karena ketua Baznas tengah mencalonkan dalam pilkada tahun ini. "Ya hanya surat himbauan saja, dan ini shodaqoh, tidak ada kaitanya politik, apalagi yai Rouf akan mundur dari ketua Baznas ketika sudah mendaftar ke KPU," ujarnya tanpa detail menyebutkan kenapa SE ini muncul disaat proses gelaran Pilkada.jir

Berita Terbaru

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menemukan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak bisa membuat orang tua khawatir. Apalagi, produk tersebut d…

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ratusan umat Katolik memadati Rumah Duka Grand Heaven Surabaya untuk mengikuti Misa Arwah dalam rangka memperingati Hari Arwah S…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyadari pentingnya menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Mojokerto terus…

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penanganan kasus Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah gencar-gencarnya melakukan kolaborasi…

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Grab Indonesia menerima piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusi aktifnya mendukung pengembangan…