Homecare Jember, Gus Fawait Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Pintu Rumah Warga Miskin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gus Fawait mengawal langsung pelaksanaan program Homecare di pelosok Kabupaten Jember. SP/ RIKO
Bupati Gus Fawait mengawal langsung pelaksanaan program Homecare di pelosok Kabupaten Jember. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan program Homecare sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya dan akses menuju fasilitas kesehatan. Program yang digagas Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) ini menghadirkan tenaga medis langsung ke rumah warga sebagai wujud pemerataan layanan kesehatan.

Gus Fawait mengatakan, lahirnya program Homecare berangkat dari pengalaman masa kecilnya saat melihat banyak warga desa kesulitan memperoleh layanan kesehatan. Menurutnya, meski pemerintah telah menyediakan berbagai skema jaminan kesehatan, banyak masyarakat tetap tidak berobat karena terbentur biaya transportasi dan kehilangan penghasilan ketika harus mendampingi anggota keluarga yang sakit.

"Negara tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Melalui Homecare, pemerintah yang hadir langsung mendatangi warga yang membutuhkan," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, tim Homecare akan melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah pasien. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut, tenaga kesehatan dapat berkonsultasi secara telemedicine melalui sambungan video dengan dokter spesialis dan subspesialis dari RSD dr. Soebandi, RSUD Kalisat, dan RSUD Balung. Setelah diagnosis ditegakkan, obat-obatan akan diantar langsung ke rumah pasien.

Program ini didukung lebih dari 1.200 tenaga kesehatan, sekitar 160 dokter umum, dokter spesialis, dan subspesialis, serta memanfaatkan kendaraan operasional pemerintah yang sudah tersedia sehingga tidak memerlukan pengadaan armada baru. Pemkab Jember juga memastikan seluruh warga sasaran tetap memperoleh layanan, termasuk mereka yang belum tercakup kepesertaan BPJS Kesehatan.

Tak hanya berfokus pada layanan medis, Homecare juga mengintegrasikan pendampingan sosial. Bersama Dinas Sosial, tim akan menilai kondisi ketahanan pangan dan kelayakan tempat tinggal keluarga penerima layanan. Apabila ditemukan keluarga yang terdampak secara ekonomi akibat sakit berkepanjangan, pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial sebagai bagian dari upaya mencegah masyarakat jatuh ke jurang kemiskinan.

Program Homecare memprioritaskan lima kelompok sasaran, yakni lansia yang hidup sendiri, anak berisiko stunting, ibu hamil berisiko tinggi, penyandang disabilitas, dan warga miskin ekstrem. Sementara masyarakat di luar kategori tersebut tetap dapat mengakses layanan melalui Hotline Wadul Gus, yang disediakan sebagai kanal pengaduan dan permintaan layanan kesehatan.

Gus Fawait berharap Homecare tidak hanya menjadi solusi layanan kesehatan, tetapi juga instrumen perlindungan sosial yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. "Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi maupun jarak," pungkasnya.

Lebih lanjut, Gus Fawait menyatakan bahwa ada satu hal yang membedakan Homecare dari program kesehatan biasa adalah pendekatannya yang holistik. "Pemerintah Kabupaten Jember menyadari betul bahwa masalah kesehatan berikatan erat dengan kemiskinan. Sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam pengetasan kemiskinan, Homecare dirancang untuk membawa dampak ganda," imbuhnya.

Saat melakukan pemeriksaan medis, tim Homecare yang bersinergi dengan Dinas Sosial juga mengevaluasi kondisi ketahanan pangan dan kelayakan tempat tinggal keluarga yang dikunjungi. Ketika mendapati kepala keluarga yang menderita sakit berkepanjangan, pemerintah menyalurkan bantuan sembako untuk menjaga ketahanan gizi harian mereka.

Tercatat, ada sebanyak 5 prioritas utama sasaran Homecare. Mulai lansia tunggal, anak yang terindikasi stunting, ibu hamil risiko tinggi, penyandang disabilitas, dan warga miskin ekstrem.

Untuk menjangkau warga di luar lima prioritas utama tersebut, Pemkab Jember juga membuka kanal pengaduan langsung melalui Hotline Wadul Gus. Informasi kontak ini disebarkan melalui media sosial, portal berita, banner, hingga kendaraan operasional Homecare.

Melalui skema ini, program Homecare diharapkan tak hanya menyembuhkan raga yang sakit, tetapi juga mencegah warga rentan jatuh ke jurang kemiskinan akibat krisis kesehatan. "Inilah wujud konkret kehadiran negara dalam memastikan setiap warga negara tanpa memandang status sosial guna mendapatkan hak dasar atas pelayanan kesehatan yang layak dan bermartabat," tandasnya. rko

Berita Terbaru

Curanmor di Parkiran Minimarket Terbongkar, Motor Korban Berhasil Dikembalikan

Curanmor di Parkiran Minimarket Terbongkar, Motor Korban Berhasil Dikembalikan

Senin, 24 Agu 2026 19:52 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di halaman sebuah minimarket di Dusun Lekerrejo, Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, K…

PCNU Lamongan Desak Pemerintah dan Aparatur Hukum Hentikan Peredaran Miras yang Kian Marak di Masyarakat

PCNU Lamongan Desak Pemerintah dan Aparatur Hukum Hentikan Peredaran Miras yang Kian Marak di Masyarakat

Senin, 24 Agu 2026 19:33 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan secara tegas Mendesak dan meminta kepada Pemerintah daerah, untuk…

Dewan Ponorogo Tolak Konser Josjis Fest di Stadion Batoro Katong, Soroti Risiko Rumput dan Keamanan

Dewan Ponorogo Tolak Konser Josjis Fest di Stadion Batoro Katong, Soroti Risiko Rumput dan Keamanan

Senin, 24 Agu 2026 18:29 WIB

Senin, 24 Agu 2026 18:29 WIB

SURABAYAPAGI,  Ponorogo-Rencana penyelenggaraan konser Josjis Fest 2026 di Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo, mendapat penolakan dari sejumlah anggota …

Sukseskan Muktamar, PCNU Lamongan Siapkan 85 Titik WiFi Gratis

Sukseskan Muktamar, PCNU Lamongan Siapkan 85 Titik WiFi Gratis

Senin, 24 Agu 2026 16:44 WIB

Senin, 24 Agu 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - PCNU Lamongan terus mengambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan Muktamar ke 35, yang berlangsung di PP. Bahrul Ulum…

Belasan Pelajar SMP Diduga Terlibat Miras, Alarm Keras untuk Dunia Pendidikan Gresik

Belasan Pelajar SMP Diduga Terlibat Miras, Alarm Keras untuk Dunia Pendidikan Gresik

Senin, 24 Agu 2026 16:05 WIB

Senin, 24 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Gresik diwarnai persoalan serius yang patut menjadi perhatian seluruh p…

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Timur Bersama Sat Binmas Polres Blitar melaksanakan kegiatan Focus Group…