Tiga Kali PP Belum Dapat Setoran Sama Sekali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suryono, sopir angkutan umum, Kamis (6/8/2020) hanya bisa menunggu di dalam mobil angkutannya sembari menunggu penumpang yang tak kunjung datang. Sp/patrick
Suryono, sopir angkutan umum, Kamis (6/8/2020) hanya bisa menunggu di dalam mobil angkutannya sembari menunggu penumpang yang tak kunjung datang. Sp/patrick

i

 
Jeritan Sopir Angkutan Umum Surabaya
 
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Masyarakat dari kelas menengah ke bawah paling riskan terdampak wabah Covid-19. Sebagian dari mereka kini hidup dalam kondisi tanpa pekerjaan serta tanpa pemasukan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.
 
Sebagian lainnya terseok – seok untuk mempertahankan hidupnya demi dapur agar bisa mengepul dan mencukupi kebutuhan keluarga.  Jika tak ada perubahan dalam waktu dekat, bisa jadi mereka terjerumus dalam jurang kemiskinan.

Seperti itulah gambaran kehidupan yang dialami oleh Suryono (45) sopir angkutan umum Jurusan Wonokromo – Pegirian – Indrosono – Kapasari – THR – Ambengan - Stasiun Gubeng – Biliton - Bagong - Ngagel Surabaya, itu mulai mengeluhkan susahnya mencari penumpang kondisi di tengah pandemi ini.

“Selama pandemi melanda sangat susah cari penumpang, ini saja sudah 3 (tiga) kali PP (Pulang – Pergi) belum dapat setoran masih pegang uang Rp. 6000 (Enam Ribu Rupiah) masih kurang Rp. 44.000. Bingung nanti setoran ke bos, kalo tidak bisa menutup ya terpaksa utang lagi,” ungkap saat ditemui Surabaya Pagi, di daerah Wonokromo, Kamis (6/8/2020).

Ia juga mengatakan kondisi normal biasanya 1 atau 2 perjalanan PP sudah dapat setoran bahkan cukup untuk dibawa pulang. 
 
"Tetapi ini susah sekali untung – untung kembali bisa bawa pulang hasil trayekan untuk makan aja susah. Apalagi masih mempunyai tanggungan menyekolahkan anak yang sekarang menempuh pendidikan di Sekolah Dasar (SD) kelas 6," keluhnya.

Namun, Suryono tak punya pilihan lain. Ia harus tetap mencari penumpang demi menghidupi keluarga. Meski tak ada jaminan mendapatkan penumpang, setidaknya ia mencoba. Ketakutan terpapar Covid-19 pun terpaksa ia lawan. pat

Berita Terbaru

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …