KBM Tatap Muka, Harus ada Rekom Gugus Tugas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Simulasi KBM tatap muka
Simulasi KBM tatap muka

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Lewat data peta sebaran di laman https://covid19.go.id/peta-risiko Surabaya, Kota Pahlawan dinyatakan sudah menjadi zona orange. Meski demikian, Kepala Bidang Sekolah Menengah Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Sudarminto menegaskan, pihaknya belum ada rencana untuk membuka sekolah.

Gugus Tugas Covid-19 Surabaya belum memberikan rekomendasi untuk membuka sekolah untuk melakukan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan tatap muka. Siswa masih belajar dengan program daring lewat tayangan di televisi lokal.

"Belum ada rekomendasi dari gugus tugas (Covid-19). Jika sudah zona hijau pun, jika ingin buka sekolah tetap menunggu rekom gugus tugas, supaya tidak ada kesalahan," kata Sudarminto, kepada Surabaya Pagi, Kamis (13/8/2020).

Selama ini, Dispendik hanya mempersiapkan protokol kesehatan Covid-19 di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, pihaknya terus menggelar simulasi yang dilakukan pihak sekolah yang hanya melibatkan para guru saja.

Jadi, Sudarminto menegaskan, hingga kini, di Surabaya belum bisa dipastikan kapan KBM tatap muka. Bahkan ia pun menampik ada isu rencana bulan Oktober mendatng untuk diberlakukan KBM tatap muka. ”Masih belum ada (buka). Tunggu rekom dari Gugus Tugas,“ cetusnya.

Kepala Bidang Guru dan Bidang Pendidikan Dispendik Surabaya, Mamik Suparmi juga menegaskan jika selama ini Dindik Surabaya masih mengkaji dibukanya sekolah untuk para siswa. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan kapan sekolah tatap muka di kalangan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dibuka. Sebelumnya, ada sebanyak 21 SMP digelar simulasi protokol Covid-19.

"Masih dalam taraf kajian-kajian para ahli, persiapan, menyiapkan segala sesuatunya, sehingga sewaktu-waktu ada perintah, diizinkan, semua sudah siap," jelasnya.

Saat ditanya berapa persen sekolah yang siap untuk dibuka, Mamik juga belum bisa memastikan prosentasenya. Ia hanya mengungkapkan, sejak Juni di semua jenjang sekolah sudah menyiapkan sarana prasarana sekolah hingga protokol kesehaan. Mulai dari berangkat hingga pulang sekolah.

Menurut Mamik, sekolah-sekolah juga sudah membentuk tim gugus tugas mandiri. "Ini dilakukan sesuai SK kepala sekolah dan lain-lain sesuai indikator yang diberikan," tutup Mamik. byt

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…