PKTS Unitomo Bekali Calon Wisudawan Secara Daring

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jatim dan Himawan Estu Bagijo saat melangsungkan pembekalan secara Daring atau online pada Rabu (26/08/20). SP/BYTA
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jatim dan Himawan Estu Bagijo saat melangsungkan pembekalan secara Daring atau online pada Rabu (26/08/20). SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pusat Karir dan Tracer Studi Universitas Dr. Soetomo (PKTS Unitomo) pada Rabu (26/08/20) menggelar pembekalan bagi calon wisudawan yang bertemakan Education VS Industry.

Berbeda dengan pembekalan sebelumnya, di masa pandemi Covid-19, PKTS melangsungkan pembekalan secara Daring atau online menggunakan zoom meeting sebagai media pertemuan.

Wakil Rektor I, Siti Marwiyah mengatakan kegiatan ini sebagai bekal calon wisudawan dalam menyambut dunia kerja setelah menjadi sarjana.

“Manfaatkan kegiatan yang berkualitas ini, meski secara online, narasumber yang berkompeten telah hadir di tengah-tengah kita untuk memberikan arahan dan transfer knowledge”, ujar doktor bidang hukum ini.

Kegiatan yang diikuti sekitar 300 partisipan ini menghadirkan Mas Purnomo Hadi, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jatim dan Himawan Estu Bagijo, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim serta Meithiana Indrasari, Wakil Rektor Bidang Promosi dan Kerjasama Unitomo sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Mas Purnomo Hadi mengarahkan calon wisudawan untuk berani  menjadi seorang entrepreneur muda.

“Kondisi pandemi jika kita menggantungkan ke sebuah perusahaan akan susah, maka berinovasi lah untuk membuat sebuah usaha”, ungkap ketua Ikatan Alumni Unitomo ini.

Sementara  itu, Himawan Estu Bagijo dalam memberikan pembekalan mengatakan saat ini minat pencari kerja di sektor formal sangatlah banyak dibanding jumlah pencari kerja.

“Persaingan sangatlah ketat dalam mencari kerja di sektor formal, diperlukan softskill yang lebih dalam menghadapi persaingan tersebut. Jangan hanya asal mencari kerja di masa seperti ini, perdalam soft skill dan selaraskan passion di setiap pekerjaan yang akan digeluti”, katanya.

Menanggapi paparan Himawan Estu Bagijo, Meithiana Indrasari mengungkapkan di era saat ini para kaum milenial jangan terpaku dengan pekerjaan di sektor formal.

Menurutnya, pekerjaan di sektor non formal pun mampu bersaing dengan pekerjaan di sektor formal.“Mari open minded, bahwa kita memiliki kemampuan untuk membangun usaha”, jelasnya.

Ditemui di sela kegiatan, Rahmawati Erma, Ketua PKTS mengatakan antusias peserta pembekalan cukup banyak meski dalam situasi pandemi dan dilaksanakan secara online.

“Ini kali pertama kami lakukan pembekalan wisuda secara online. Ke depan, semoga pandemi segera berakhir, dan kegiatan yang sudah kami jadikan sebagai agenda setiap semester ini bisa kembali mendatangkan sejumlah perusahaan yang tengah membuka peluang pencari kerja”, terangnya.

Erma, sapaan akrabnya menambahkan di sesi akhir kegiatan dilakukan pendalaman dan pemahaman potensi atau karakter diri yang dibantu oleh Leadership Trainer, Imam Wijoyo yang juga sebagai Anggota Pengawas Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU).

“Para peserta akan lebih bisa mendalami diri sendiri sebagai persiapan mereka dalam menyambut dunia kerja”, pungkasnya. Byt

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…