Dampak Jalan Lingkar Utara, Tiga Desa di Sumenep Lebih Sejahtera

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Desa Bangkal kab. Sumenep, Sahe, saat ditemui reporter SP. SP/Ainur Rahman
Kepala Desa Bangkal kab. Sumenep, Sahe, saat ditemui reporter SP. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Pembangunan jalan lingkar utara yang menghubungkan ke daerah yang terisolir yang berada di tiga Desa kecamatan kota Kab. Sumenep, disambut apresiatif oleh warga sekitar, sebab setelah adanya pembangunan jalan lingkar utara masyarakat sangat merasakan dampaknya, baik di bidang transportasi dan peningkatan ekonomi, kata Sahe Kepala Desa Bangkal kepada Surabaya pagi (7/8).

Menurut Sahe, ketiga Desa tersebut meliputi, Desa Bangkal, Desa Parsanga dan Desa Kebunan. Tentu saja ke tiga Desa ini sangat merasakan dampak dari pembangunan jalan lingkar utara terutama dalam mata pencarian dan akses jalan menuju ke pusat kota,” tegasnya.

Selain itu kata Kades, dirinya berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Sumenep, karena telah membangun jalan lingkar utara dan mempermudah masyarakat dalam melayani kesejahteraan perekonomian khususnya di tiga desa, .Ya salah satunya di desa saya Bangkal,” kilahnya.

Apalagi sambungnya,  di Jalan lingkar utara ada jalan tanjakan yang tinggi dan dari jalan tersebut bisa melihat wilayah kota Sumenep dan areal pesawahan, jadi cocok jika pemerintah nantinya membangun destinasi wisata di daerah tanjakan tersebut.

Dikatakan Kades, dengan di bangunnya jalan lingkar Utara, kualitas tanah menjadi mahal, “Kalau dulu sebelum di bangunnya jalan lingkar areal tanah di jualnya perkotak sekarang sudah di jualnya permeter, harganya sudah mulai bervariasi ada yang sampai 300 ribu permeter, jadi dampaknya sangat berpengaruh kepada masyarakat,“ urainya.

"Saya sebagai kepala Desa Bangkal mewakili warga saya, mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah kab. Sumenep karena telah membantu saya mensejahterakan desa dan memakmurkan pembangunan, “ pungkasnya. Ar

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…