Wali Kelas SMK PGRI 1 Kota Kediri Keluhkan Pembelajaran via Youtube

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Screenshot Whatsapp yang berisikan keluhan para walikelas SMK PGRI Kota Kediri.
Screenshot Whatsapp yang berisikan keluhan para walikelas SMK PGRI Kota Kediri.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sejak pandemi covid-19 membuat seluruh sekolah melakukan pembelajaran secara online atau dalam jaringan (daring). Pembelajaran tersebut tak lain juga berlaku di SMK PGRI 1 Kota Kediri.

Namun ada yang berbeda dalam metode daring kali ini yang dilakukan SMK PGRI 1 Kota Kediri. Di SMK PGRI 1 Kota Kediri pembelajaran daring ini justru dilakukan wajib mengakses Youtube terlebih dahulu. Pasalnya, untuk mendapatkan materi pembelajaran siswa wajib menonton Youtube milik sekolah terlebih dahulu.

Setelah itu, siswa baru dapat mengerjakan dan mengumpulkan materi soal melalui Google Classroom.

Pembelajaran tersebut dinilai memberatkan siswa lantaran menghabiskan kuota internet. Keluhan inilah yang akhirnya menjadi cuitan wali kelas karena mendapat cibiran dari wali murid, hingga beredarnya screenshoot pesan group WhatsApp yang dikirim ke media Surabaya Pagi.

Pesan dalam group tersebut menunjukan sejumlah wali kelas yang keberatan dengan arahan sekolah. Sebab sekolah meminta wali kelas untuk agar siswa mendapatkan materi dengan terlebih dahulu menonton chanel Youtube milik sekolah dengan akun 'Skapsa Studio Official'.

 

Berikut screenshot pesan group WhatsApp 'INFO DINAS SMK' perbincangan antar Wali Kelas yang meminta pencerahan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah agar pembelajaran daring menggunakan Youtube tidak memberatkan siswa.

"Maaf Bpk/ibu sy sbg walas ketiban banyak japri Yg awal kmrn hrs buka Youtube anak2 merasa keberatan dg seringnya bk Youtube, sy jg memberikan arahan sesuai dg anjuran sklh, msh dijawab kan belajar ya tdk blh memberatkan, nah skrg dg pembagian kuota perdana telkomsel tdk bs tuk bk youtube, tdk bs tuk buka link, sy jawab kan tdk hrs dipakai djwb lg ap gunanya, begitu pak bu, sy minta pencerahan dr Bpk Ibu KS / Bpk Ibu Waka, sebenarnya kelas XII tsm4 bnyk yg sudah walaupun dg banyak sambat kalo keberatan tuk beli kuota. Maaf sebelum dan sesudah," ujar pesan atas nama Endah salah satu Wali Kelas.

Berbeda dengan pesan wali kelas lain atas nama Eva. "Ngapunten sebelumnya sekedar menyampaikan evaluasi dari kelas kelas yang saya ajar, memang sebagian besar banyak siswa yang mengeluh terkait tugas yang disampiakan di youtube dikarenakan kuota internet yang siswa miliki sehingga banyak tugas yang akhirnya belum dikerjakan. Sedangkan untuk pengerjaan UH banyak yang sudah mengerjakan UH. sebagian siswa berhalangan hadir dikarenakan harus bekerja untuk membayar membantu orang tua mereka". can

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…