Liburkan Sekolah, Disdikbud Kota Malang Terapkan Sistem Belajar Daring

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana. SP/ MLG
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang resmi meliburkan sekolah dengan mengganti sistem belajar daring bagi pelajar di Kota Malang. Keputusan tersebut berlaku berbeda untuk seluruh jenjang pendidikan di wilayah Kota Malang.

"Untuk siswa TK dan SD diliburkan, sementara untuk SMP, SMA dan SMK akan mengikuti pembelajaran dari rumah atau secara daring," jelas Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana, Senin (0109/2025).

Kebijakan tersebut berlaku sejak 1 September 2025, menyusul hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Malang Creative Center (MCC), Senin (01/09/2025).

Pengumuman meliburkan sekolah tertuang dalam surat pemberitahuan Nomor 400.3.1/4856/35.73.401/2025 yang ditujukan kepada seluruh sekolah baik negeri maupun swasta di Kota Malang.

Lebih lanjut, seluruh sekolah diliburkan dan belajar dari selama satu hari dan melihat perkembangan situasi yang ada, yakni untuk mengantisipasi situasi terkini di Kota Malang. Terlebih, belakangan ini banyak demo yang berujung anarkis dan pengrusakan gedung maupun fasilitas umum lainnya.

"Diliburkan satu hari saja sementara. Sehingga keputusan ini merupakan hasil rapat bersama Forkopimda sebagai upaya menjaga kondusifitas," tegasnya.

Diketahui, Kebijakan ini juga sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur yang menginstruksikan agar kegiatan belajar diatur sedemikian rupa, sehingga siswa tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa.

"Dalam edaran saya juga demikian. Mencegah anak sekolah mengikuti aksi tindakan anarkis," pungkasnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…