Ini Sebabnya Dusun di Jombang Krisis Air

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tandon air bersih program PAMSIMAS. (SP/M. Yusuf)
Tandon air bersih program PAMSIMAS. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Saat ini di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, memasuki musim kemarau. Dan dampak dari musim kemarau, salah satunya yakni krisis air bersih.

Krisis air bersih dialami oleh warga di Dusun Wonorejo, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang sejak sekitar dua bulan terakhir ini. Dusun Wonorejo terdapat 48 kepala keluarga (KK) atau 180 jiwa.

Di Dusun Wonorejo, ada program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) yang dibangun pada tahun 2019. Namun, PAMSIMAS ternyata bermasalah.

Pipa PAMSIMAS yang disalurkan ke rumah-rumah warga, air tidak bisa mengalir lancar. Bahkan saat kran air dibuka, tidak ada setetes air pun yang keluar.

Sekretaris Desa Ngrimbi, Sucipto mengatakan, memang program PAMSIMAS yang dibangun pada tahun 2019 ini, saat ujicoba air mengalir lancar. Tapi usai diresmikan Bupati Jombang, airnya tidak mengalir.

“Itu pengalirannya tidak bisa lancar. Hanya bisa dipakai satu setengah jam saja. Setelah itu ya mati,” katanya, kepada jurnalis dilokasi, Sabtu (19/9/2020).

Sucipto menjelaskan, bahwa krisis air terjadi sejak Juli lalu. Dan untuk suplai kebutuhan air bersih warganya, pemerintah desa droping air bersih mengambil ke Dusun Kopen.

“Pemerintah desa harus droping air. Ambil dari Dusun Kopen sebanyak 4000 liter. Dan itu dilakukan setiap dua hari sekali,” tukasnya.

Sementara itu, Basuni (25), warga Dusun Wonorejo mengungkapkan, bahwa dirinya terpaksa mengangsu ke Dusun Ngrimbi dan mengambil air di sungai. Pasalnya, di rumah tidak ada airnya.

"Jarak dari rumah ke Ngrimbi sekitar dua kilometer. Selain itu saya ambil ke sungai. Tapi ya itu, sungainya warnanya hijau," ungkapnya.

Basuni menerangkan, bahwa air yang diambil dari sungai digunakan untuk nyuci, mandi, buat ternaknya dan lainnya. Dan setiap musim kemarau, keadaan yang dialaminya seperti ini.

"Ya terpaksa mas, mau bagaimana lagi. Ya saya berharap kepada pemerintah agar sumber air dapat dilancarkan kembali," pungkasnya.


Selain melakukan upaya mandiri, pemerintah desa juga telah melaporkan krisis air ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan ditindaklanjuti dengan droping air bersih dua tangki beberapa hari yang lalu. suf

Berita Terbaru

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menyita uang tunai sebesar Rp1.240.000.000 dari anggota Dewan Perwakilan…

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Indah Kuntarti ke Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri, Sukur Priyanto,…

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna menegaskan Kasus korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus…

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membantah menerima uang satu rupiah pun terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan…

Pengacara Yaqut Heran Pemilik Maktour tak Ditersangkakan

Pengacara Yaqut Heran Pemilik Maktour tak Ditersangkakan

Rabu, 12 Agu 2026 07:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran bos PT Makassar Toraja (Maktour), Fuad Hasan Masyhur, dalam…

YAQUT TERIMA RP 4,8 M BISA ATUR PANSUS RP 17,8 M

YAQUT TERIMA RP 4,8 M BISA ATUR PANSUS RP 17,8 M

Rabu, 12 Agu 2026 07:35 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ada peristiwa menarik dalam sidang pembacaan surat dakwaan mantan Menag Yaqut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan…