Dibegal Saat Jenguk Saudara Sakit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban saat menjalani pemeriksaan usai mendapat luka bacok dari pelaku begal. SP/Lim
Korban saat menjalani pemeriksaan usai mendapat luka bacok dari pelaku begal. SP/Lim

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Nahas  menimpa Lokendra Aditisna Widigyo (25). Pasalnya, pemuda warga Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu Kecamatan Bangorejo Banyuwangi itu menjadi korban begal sadis pada Sabtu (19/9) dini hari sekitar pukul 03.30 Wib.

Lokendra jadi korban begal, ketika dirinya melintas di daerah jalan raya Ranuyoso Lumajang dari kota Malang saat menuju kerumah saudaranya.

Selain kehilangan motor kesayangannya, korban juga menderita luka bacok di beberapa bagian yakni bagian belakang bawah punggung, tangan dan juga bagian telinga korban

Bahkan korban Lokendra juga dilempar dengan tas berisi laptop dan handphone oleh pelaku begal sebelum membawa kabur motor korban.

“Sabtu hampir pagi, pas perjalanan dari Malang mau nyambang adek ayahnya, kan sakit di Lumajang,” ujar Rini, ibu korban Rabu, (23/09/2020).

Selain itu ibu korban juga menceritakan, jika Lokendra masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD, Dr. Haryoto Lumajang.

“Kami masih di Lumajang ini, di RSUD, Dr. Haryoto, anak saya (Lokendra, red.) masih dirawat disini, di bacok dan dilempar tas berisi laptop mas saat dibegal,” tambah Rini Ibu korban.

Ibu korban Rini juga menjelaskan, jika selang beberapa waktu setelah kejadian, korban dengan kondisi terluka masih sempatkan untuk melapor kejadian yang menimpanya ke kantor Polsek Ranuyoso, Mapolres Lumajang. Bahkan dirinya mengatakan korban langsung diantar oleh petugas yang saat itu sedang jaga. Lim

 

Berita Terbaru

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka untuk mendukung program prioritas melalui perubahan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026, Pemerintah…

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menggulirkan kasus kekerdilan anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menggencarkan Program Aksi Cegah Stunting (ACS)…

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya strategis dalam menekan penyebaran kasus HIV/AIDS, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus menggencarkan…