Sejak Pandemi Covid-19 Stok Darah di PMI Sumenep Berkurang  

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Unit Donor Darah PMI Kab Sumenep, dr. Anita. SP/Ainur Rahman
Kepala Unit Donor Darah PMI Kab Sumenep, dr. Anita. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Kepala Unit Donor Darah di PMI Kab Sumenep, dr. Anita mengatakan, sejak pandemi covid-19 pendonor darah semakin berkurang sebab beberapa faktor,”Biasanya kita kan cari pendonor itu ke sekolah-sekolah dan pemerintah namun sejak covid pendonor itu mulai berkurang,” katanya kepada Surabaya pagi kemarin

Dr. Anita menuturkan, kendati pendonor berkurang pihaknya tetap berupaya untuk melayani kebutuhan darah dengan menyediakan stok darah dari para pendonor yang masih aktif dan rutin mendonor di PMI kalau terpaksa kosong, “ Terkadang pasien itu mencari donor pengganti biasanya dilakukan oleh keluarga terdekat,” tegasnya.

Di katakan Dr. Anita, pihaknya akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin terhadap pasien yang membutuhkan darah.” Semisal ada donor pengganti, jadi donor pengganti itu dilakukan oleh keluarga pasien yang darahnya sama dengan pasien, atau pihak dari pendonor yang biasa melakukan donor darah ke PMI,” urainya.

“Untuk diketahui, setiap bulannya di PMI pasokan darah yang keluar masuk kurang lebih 500 sampai 600 kantong darah”, imbuh dokter yang baru menjabat sejak April 2020 sebagai kepala Unit donor darah PMI sumenep.

Jadi sambungnya, semua kantong darah tersebut didapat dari pendonor sukarela, mereka yang aktif dan rutin melakukan donor darah ke PMI, namun sejak pandemi covid 19 ini pendonor darah sukarelawan juga mulai berkurang. “Makanya stok darah di PMI seringkali kurang, tapi tetap saja pihak PMI mengupayakan dan memberikan bantuan dengan cara menyiasati dari kelurga pasien,” urainya.

Selain itu juga pihaknya berharap agar masyarakat Kab Sumenep melakukan donor darah secara rutin. “Sebab jika biasa rutin melakukan donor darah, bisa menambah kestabilan tubuh dan tubuh terasa lebih fresh,” pungkasnya.Ar

 

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…