Masyarakat Cerdas Harus Memilih Saat Pilkada

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suriyanto, Kepala Desa Gedang Barat kecamatan Gayam Kab Sumenep. SP/Ainur Rahman
Suriyanto, Kepala Desa Gedang Barat kecamatan Gayam Kab Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - H. Suriyanto, Kepala Desa Gedang Barat Kecamatan Gayam Kab Sumenep mengatakan, suasana pandemi covid 19, semua aktifitas sosial di desa untuk sementara dihentikan sesuai dengan anjuran protokol kesehatan covid-19, pemberhentian kegiatan sosial tersebut berdampak kepada perekonomian masyarakat, yang notabeni sebagai petani dan pedagang.

Dengan begitu kata Kades Gedang Barat ini, dampak covid-19 bagi masyarakat mengalami kelumpuhan perekonomian secara merata, tentu tidak bagi kalangan pemerintah ASN yang sudah pasti menerima honor setiap bulannya. “Sementara bagi non PNS, seperti pengusaha maupun wiraswasta semua mengalami kelumpuhan total,” katanya kepada Surabaya pagi Minggu (4/10/2020).

 Apalagi sambungnya, di masa pandemi ini, di Kabupaten Sumenep akan menggelar pesta Demokrasi, pemilihan kepala daerah (Pilkada) disusul dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak.”Bisa dipastikan menelan banyak anggaran melihat situasinya yang seperti ini,” kilahnya.

 Bahkan sambung Kades tiga periode ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan kedua paslon yang bakal berlaga di bursa pilkada pada hari Rabu tanggal 9 Desember mendatang. “Dan kedua paslon tersebut sudah mulai menyuarakan dan menggelar kampanye secara tersembunyi dan bahkan ada yang terang-terangan, mungkin karena covid-19,” jelasnya. 

Selain itu juga, sambung Sekretaris AKD kepulauan Gayam ini menghimbau kepada Masyarakat kepulauan khususnya di kepulauan Gayam untuk menggunakan hak pilihnya di pilkada nanti.”Sebab satu suara bisa menentukan nasib Kabupaten Sumenep selama 5 tahun kedepan” harapnya. 

“Dan selain itu juga saya berharap kepada Masyarakat Gedang barat untuk menggunakan hak suaranya, jangan sampai Golput, sebab warga saya kurang lebih 2700, jadi lumayan banyak, makanya selalu saya himbau agar menggunakan hak suaranya,” pungkasnya. Ar

 

Berita Terbaru

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…